Lima Kebakaran Besar dalam 2 Bulan

kebakaran di Pelita

Kebakaran di Pelita

DUA bulan terakhir (Juni-Juli 2008), kebakaran besar makin sering terjadi di Batam. Terakhir pada Minggu 13 Juli 2008, sekitar pukul 05.30 WIB. Api mengamuk dan menjalar cepat, menghanguskan 19 penginapan di Jl Teuku Umar, kawasan Pelita. Dari kebakaran beruntun di berbagai lokasi, inilah yang paling besar sekaligus merenggut banyak korban jiwa. Empat orang

Kebakaran Barata Departmen Store Batam Centre

Kebakaran Barata Departmen Store Batam Centre

tewas. Tubuh mereka hangus sehingga sulit dikenali.

Jumat 11 Juli 2008, sekitar pukul 04.00 WIB, api menghanguskan Barata Departmen Store Batam Centre. Penyebab kebakaran belum diketahui. Kerugian ditaksir mencapai Rp 10 miliar. Padahal mal ini baru direnovasi dan menghabiskan Rp 500juta. 9 Karyawan nyaris terbakar saat masih terlelap. Beruntung ada yang terjaga sehingga membangunkan yang lainnya.

Sabtu 5 Juli 2008, sekitar pukul 15.30 WIB, 8 unit ruko 2 lantai di Blok E2 pertokoan Pasar Aviari Batu Aji, dilalap api. Sumber api diduga berasal dari korlet listrik. Kerugian

Kebakaran Pertokoan di Pasar Aviari Batu Aji

Kebakaran Pertokoan di Pasar Aviari Batu Aji

mencapai miliaran rupiah. Tidak ada korban jiwa.

Senin 9 Juni 2008, sekitar pukul 07.15 WIB, api menghanguskan 9 konter di Star Trade Center (STC), Sekupang. Percikan api diduga berasal dari tiga panel listrik dalam gedung itu. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 113 juta. Tidak ada korban jiwa.

Minggu 1 Juni 2008, sekitar pukul 20.30 WIB, api

Kebakaran Kara Industrial

Kebakaran Kara Industrial

menghanguskan pabrik plastik PT Anugerah Aulia Plasindo, di Kompleks Kara Industrial Park, Batam Centre. Sumber api tidak diketahui. Kerugian yang ditimbulkan sebesar Rp 3 miliar. Beruntung tidak ada korban jiwa. (*)

3 Responses

  1. Innalillahi….
    berapa banyak kerugiannya?
    apakah dunia udah semakin “panas” ya

  2. astagfirullah alhaZim,,,,
    kaCian sekali yang terkena musibh itu.saya turut berduka.

  3. ya ampun….
    kasihan ya para korban.
    yang kehilangan tempat tinggal nya.

Leave a Reply