
David Hartanto Widjaja (kiri) bersama rekan-rekan gamers-nya.
DUA orang dari fakultas yang sama dan beraktivitas di sebuah laboratorium yang sama, tewas mengenaskan hanya berselang 4 hari. David Hartanto Widjaja (21) dikabarkan tewas terjatuh dari lantai 4 kampusnya, Senin 2 Maret 2009, pukul 10.35 pagi. Disusul Zhou Zheng (24), tewas tergantung di apartemennya, Jumat 6 Maret 2009 22.30 malam. Keduanya juga sama-sama punya hubungan dengan Profesor Chan Kap Luk (45).
Tiga orang itu sama-saama berkecimpung di laboratorium S2-B3a-06, School of Electrical & Electronics Engineering (EEE), Nanyang Technology University. Konon sang profesor ditusuk oleh David menggunakan pisau sepanjang 10 cm, tapi kenyataannya dia sudah meninggalkan rumah sakit dalam kondisi tidak seberapa parah. Sementara dua orang “partnernya” kehilangan nyawa mereka.
Seseorang yang bernaluri detektif pasti mencurigai berbagai peristiwa yang terjadi secara beruntun dalam tempo kurang dari satu minggu. Tampaknya ada sesuatu yang ingin segera ditutupi. Ada sebuah jejak yang harus dihapus secepatnya. Lantaran itu, mau tidak mau, eksekusi harus segera dilakukan. Tak peduli kematian David baru berselang tiga hari, dan kasusnya masih hangat sebagai bahan perbincangan. Artinya, bukan tidak mungkin Zhou Zheng juga harus dienyahkan.
Apakah betul Zhou Zheng bunuh diri? Tentu kita belum lupa, ketika David ditemukan tewas pun, kabar pertama yang disebarkan secepatnya adalah dia tewas karena bunuh diri dengan cara terjun dari lantai 4 kampusnya. Juga dibikin rumor bahwa dia menyayat pergelangan tangan kanannya sebelum terjun dan tewas bersimbah darah. Belakangan dia dinyatakan jatuh, bukan terjun dari lantai 4.
Sekali lagi, apakah Zhou Zheng bunuh diri? Atau malah dia juga korban pembunuhan? Karena tidak ada yang melihat dia gantung diri. Dan ketika polisi tiba di tempat kejadian, mereka juga tidak menemukan sesosok mayat yang tengah tergantung di balkon. Mereka hanya mendapat kabar bahwa seseorang sudah menurunkan jenazahnya, kira-kira 20 menit sebelum polisi tiba.
Tidak kah orang yang menurunkan tubuh pria asal Cina itu bisa bersabar sebentar menunggu polisi tiba? Atau setidaknya

Polisi mengevakuasi jenazah Zheng Zhou dari apartemennya.
memanggil orang-orang lain di sekitar situ agar ada saksi yang sama-sama melihat bahwa ada seseorang tewas gantung diri.
Semakin mencurigakan lagi, alumnus EEE yang menjadi staf laboratorium itu juga tewas di apartemen dalam lingkungan kampus NTU. Ada apa ini? Maka tidak heran bila Gabriel dan Boon Jin, langsung mengaitkan kematian kedua orang itu dan menarik kesimpulan sementara bahwa David dan Zhou Zheng telah menjadi korban konspirasi.
Pertanyaannya, apa yang dasar konspirasi itu? Mungkinkah tugas akhir yang sedang dikerjakan David bernilai ekonomis tinggi sehingga ada yang hendak menguasainya? Untuk diketahui, David sedang menyelesaikan Final Year Project No A3026-081, berjudul “Multiview acquisition from Multi-camera configuration for person adaptive 3D Display“.
Adakah yang bisa mendeskripsikan kepada kita sekalian mengenai apa yang hendak dicapai David melalui tugas akhirnya itu? Atau mungkin keluarga atau teman David ada yang memiliki file/salinan penelitian itu dan bisa menjelaskan mengenainya. Mungkin saja ada sebuah ide cemerlang dari mahasiswa itu yang ditaksir bisa menghasilkan keuntungan ekonomis besar bila nantinya dijual kepada produsen kamera digital.
Entahlah. Hanya Profesor Chan yang bisa menjawab semua ini. Dan, tentu saja polisi harus mengawasi ketat sang profesor karena (sementara ini) dialah satu-satunya saksi hidup atas semua ini. Kalau perlu mengisolasi dia. Karena bukan tak mungkin dia memutuskan bunuh diri atau bahkan dihabisi orang lain yang (mungkin saja) terlibat dalam konspirasi ini.(*)
Filed under: Cerita Miring, Dokumentasi, Kehidupan, Pendidikan, Perilaku | Tagged: Bunuh Diri, David Hartanto Widjaja, Final Year Project, Konspiras, Kriminal, Nanyang Technology University, Pembunuhan, School of Electrical & Electronics Engineering, Zhou Zheng


















masuk akal boss…
dari awal berita ini perasaan gw dah bilang ada sesuatu yg salah dengan peristiwa bunuh dirinya di David..
apalagi ada luka2 sayatan ditubuhnya yg brarti ada 2 kemungkinan disayat sendiri atau orang lain…
anehnya berita yg beredar sudah menyimpulkan terlebih dahulu dan membentuk opini publik kalo david bunuh diri.
yang pasti, result dari penelitian itu berharga mahal… dan banyak yg ngincer…
atau mereka mungkin saja punya bnyak rhasia ttg prof-nya
Jelas2 ada konspirasi. Perhatikan berita Straits Times:
“On Monday, David Hartanto Widjaja, 21, an Indonesian student whose scholarship was terminated, stabbed Associate Professor Chan Kap Luk, 45, in the back during a discussion in his office at the NTU campus, then slit his own wrists before fleeing and falling four floors to his death shortly after.”
Belakangan diketahui tidak ada luka di pergelangan tangan membuktikan bahwa berita di Straits Time itu tidak dapat dipercaya.
Perhatikan dalam berita itu Straits Time tidak menggunakan kata “is believed”. Jadi ada kesengajaan menyebarluaskan berita yang belum diketahui kebenarannya ini seolah2 sebagai fakta. Jelas ini upaya untuk mempengaruhi opini publik.
Siapa yg menjadi nara sumber berita di Straits Time itu pasti terlibat konspirasi.
[...] David & Zhou Zheng Korban Konspirasi? DUA orang dari fakultas yang sama dan beraktivitas di sebuah laboratorium yang sama, tewas mengenaskan hanya berselang [...] [...]
menurut gua ada kejanggalan dalam kasus ini . ini ada beberapa opini gua ya .
1.orang sepintar dan sebrilian david dng masa depan cerah akankah ia menghilangkan semua itu dng melakukan perbuatan kriminal dengan menikam dan kemudian suicidepun …..
2… kalopun bea siswa di cabut ato skripsi yg di tolak saya pikir seorang david yg berprestasi internasional sudah terbiasa akan tekanan dan juga kegagalan .. jadi apa bila david depresi saya rasa kemungkinan nya kecil .
.3.ada info dari teman gamers nya bahwa david masih bermaen game online sampai jam 2 pagi.. beberapa jam sebelum peristiwa itu terjadi,menurut saya kalo orang mau melakukan kejahatan apakah dia tidak membuat rencana atau persiapan secara mental dahulu apakah dia siap apa nda .lain kalo penjahat yang sudah profesional
4.menurut keterangan dari keluarga bahwa terdapat luka tusukan pada leher dan bagian tengkuk ( leher bagianbelakang) dan pergelangan nya sama sekali tidak ada sayatan , sedangkan tempat kaca david jatuh tidak pecah sama sekali .. dari mana kah luka tusukan itu ??
5. kematian seorang dosen dari laboratorium dan fakultas yg sama tempat david dan sang profesor kuliah dalam waktu kurang dari 1 minggu suatu kebetulan banget kampus NTU kehilangan 2 anggota nya dalam jangka waktu tsb. menurut laporan dari pihak berwajib singapore bahwa korban melakukan bunuh diri dengan menggantung dirinya( . apa tidak merupakan suatu kebetulan ).sewaktu polisi tiba korban sudah di turunkan oleh seseorang dan merupakan hal yg di larang mengotak – ngatik TKP sebelum tim forensik atau polisi datang.
sebenar nya msih banyak lagi kejanggalan 2 yg lain tetapi pihak singapore selalu menutup – nutupi hal tsb .Tinggal bagaimana pihak Indonesia melalui KBRI menuntaskan hal ini . Indonesia telah kehilangan salah satu putra terbaik dan berprestasi nya .. atau apakah kita hanya pasrah aja?..
Sangat sedih walaupun tidak mengenal David.
Tapi sejak awal mendengar berita tersebut, sudah terpikir bahwa SANGAT mustahil seorang yang brilliant bunuh diri gara-gara diputus bea siswanya.
Yang terpikir saat itu adalah David pasti dibunuh oleh Prof dengan motif tertentu. Saya memang tidak jauh berpikir bahwa sang Prof mau ambil FYP nya David, tapi lebih berpikir bahwa sang Prof adalah guy dan cintanya di tolak oleh David.
Pesan dan harapan saya: jangan putus asa untuk memperjuangkan kebenaran. Tuhan pasti menyertai.
Singapura tidaklah sebersih seperti fisiknya.
Tapi kasihan indonesia secara fisik sudah banyak sampah,
dalamnya juga busuk.
Tidak ada jaminan buat warga negaranya,
tidak ada perlindungan..
Kadang kesel juga buat apa cinta negara?
http://eddymesakh.wordpress.com/2009/03/13/david-tak-menyadari-pikiran-licik-pembimbingnya/
cerita rekaan berdasarkan fakta2 di sekitar lokasi.
banyak tragedi terjadi berhubungan dengan siswa jenius berbeasiswa di dunia ini sebut saja amerika. ini adalah tentunya “university politic”.
nanyang yang didukung oleh pemerintah singapore tentunya paham benar dengan hal ini. dosen2 yang katanya “jenius” tak mau mengakui kepandaian murid-murid yang melebihinya untuk menjaga nama baik university. siapa yang mau mengkuliahkan anaknya ke uni yang mahal kalau dosennya aja tidak lebih pintar dari muridnya.
sudah menjadi tradisi pula di masyarakat dunia ini bahwa orang2 jenius yang mampu menciptakan sesuatu yang baru, mati terbunuh. tidak ada sejarahnya orang jenius yang bunuh diri walaupun keadaan mentalnya terganggu, sebut saja orang2 masa lalu seperti einstien, thomas alfa edison, dll. ada juga yang mati terbunuh dan itu banyak sekali.
sangat disayangkan para jenius2 yang sudah sedikit eksitensinya disia2kan begitu saja hanya untuk merebutkan satu ciptaanya dari begitu kemungkinan yang mampu diciptakannya lagi. tentunya juga untuk majunya dunia ini.
pemerintah indonesia diharapkan bisa mengusut kasus ini sampai tuntas. jangan hanya karena korban adalah warga keturunan, seolah-olah enggan melakukan penyelidikan demi menjaga hubungan dengan singapore(. kami warga keturunan adalah warga negaraindonesia juga!!) tanpa singapore negara kita bisa hidup tapi tidak dengan singapore yang tanpa kita indonesia akan sangat mengalami kesusahan, dari segi sumber daya dan pasar perdagangan. jangan takut untuk pemerintah indonesia!!!! usut tuntas kasus ini!!! karena nama baik rekan kami david dan indonesia sedang dipertaruhkan!!!. lindungi warga negaramu!!!
itulah indonesia…………..
feeling gw 90% David hartanto emang di bunuh trus FYP-nya tuh pengen disah-in atas nama prof.chan kap luk…
klu g gt, mana mungkin setelah peristiwa tewasnya David Hartanto si prof.chan kap luk kabur ke rumah sakit…
itu smua cuma alibi.
gw berharap kasus ini bisa terungkap secepetnya
dan prof.chan kap luk nerima ganjaran yg setimpal…
yang gw bingung neh,
napa koq pihak singapore seakan-akan mempersulit proses otopsi maupun introgasi ya?
masa singapore ngga mau ngakuin klu salah satu prof di negaranya tamak kayak gt?
klu gw jadi pemerintah singapore sih udah gw hukum gantung tuh prof. (gak kreatif amat…nyerobot FYP mahasiswa sendiri… malu sama umur cing!)
siapapun pembunuhnya.. dia brengsek..dan akan menerima ganjaran setimpal …. aaarrrgghh!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
PEACE IN REST DAVID