Integrated Resort Pertama di Pulau Batam

* Wisata di Batam View Resort (1)Main Jet Sky

BATAM View adalah resort pertama di Pulau Batam. Sejak awal, resort ini memang dirancang untuk para pelancong asing, terutama dari Singapura, Malaysia, Korea, dan Jepang. Namun, tidak membatasi wisatawan lokal Kini, Batam View telah menjadi tempat wisata yang sangat komplit.

PANASNYA udara pantai yang membakar kulit langsung lenyap ketika memasuki area Batam View Resort di kawasan Nongsa, sebelah utara Kota Batam. Karena areal wisata di atas lahan seluas 10 hektare ini dipenuhi pepohonan besar dan rindang serta aneka tanaman hias yang memberikan udara sejuk, teduh, dan asri.
Inilah integrated resort pertama di Pulau Batam yang didirikan sejak tahun 1986 silam. Awalnya merupakan resort bintang tiga, namun telah di-upgrade menjadi resort bintang empat.
Resort ini terletak persis di tepi Pantai Nongsa, dibangun menghadap negara tetangga, Singapura. Di dalam areal itu ada bangunan utama berupa hotel lima lantai, villa, sarana olahraga basket, tenis, dan kolam renang. Juga ada lapangan golf, tak jauh dari situ. Fasilitas lainnya berupa spa, fitness centre, sauna, resto, cafe, hingga pub.
Kita mulai dari pantai. Pengunjung bisa berenang sepuasnya lalu berjemur di atas hamparan pasir putih yang selalu bersih terawat. Ada fasilitas sea sports yang terdiri dari jet sky, banana boat, dan kayak atau kanu.
Pengunjung akan merasa lebih aman ketika berenang di pantai ini. Sebab, sekitar 200 meter dari bibir pantai dibangun tanggul pemecah ombak, sehingga arus lautnya tidak kuat dan membahayakan keselamatan. Lagipula ada pengawas pantai bak di film Baywatch, yang senantiasa memantau setiap orang yang berenang di pantai itu.
Pengawas pantai itu di bawah komando Burhan Norman Nourlette, selaku Sea Ports Manager. Dikatakan Burhan, ada sejumlah paket yang disediakan bagi pengunjung. Di antaranya kursus berenang di laut untuk pemula maupun mereka yang belum terlalu lincah berenang. “Semacam sekolah water sky-lah,” cetus pria asal Ambon itu.
Paket lainnya adalah “River Cross”. Pengunjung akan diajak naik motor boat menyusuri sungai-sungai di sekitar kawasan Nongsa pada malam hari untuk melihat kunang-kunang. “Di daerah sini masih banyak kunang-kunang. Apalagi ketika usai turun hujan, banyak sekali kunang-kunang di pohon-pohon bakau, kelap-kelip seperti lampu,” ujar Burhan.
Atau ketika laut lagi surut, pengunjung akan diajak ‘berburu’ gonggong dan udang laut. Gonggong adalah sejenis keong laut yang dagingnya sangat lezat. Hasil tangkapan bisa diserahkan kepada tukang masak di Batam View untuk diolah menjadi masakan yang mengundang selera.(eddy mesakh)

Iklan

6 thoughts on “Integrated Resort Pertama di Pulau Batam”

  1. Pingin jga kePantai Nongso..

    bagus Jga Tuk tMpat b’jemur…!!!!
    k’BtulaN Q Suka M’JLajahi tmPat Wisata…

    apaLgi yG b’aRoma
    aIR Ma aLam…..
    mmmmm

    Pasti Q akan M’unjuNgi mu…

    Suka

  2. wah asik tuh sekarang lebih bagus kelihatannya batam view…. teringat masa anniversary sumitomobatam indonesia terimakasih untuk batam ku yang indah,,,,,

    Suka

  3. view disana sangat indah….
    dan berpotensi untuk dijadikan objek wisata unggulan…
    apakah di sana menerima on the job training untuk mahasiswa jurusan pariwisata?
    terima kasih atas informasinya…

    Suka

  4. Hay…

    Kenapa batam view tidak bisa dijangkau masyarakat kalangan menengah,apalagi menengah ke bawah….

    menurut saya ini sangat tidak adil buat mereka2 yang berasal dari kalangan masyarakat menengah ke bawah…

    mohon di perhatikan itu…

    trims,…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s