Aliran Dana BI ke Senayan

Gubernur BI Burhanuddin Abdullah14 November 2006, Ketua BPK Anwar Nasution kirim laporan No 115/S/I-IV/11/2006 ke Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK). Disebutkan, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 3 Juni 2003 memutuskan Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) menyiapkan dana Rp 100 M untuk dua keperluan.

PERTAMA, pencairan Rp 68,5 M untuk membantu proses hukum kasus Bantuan Lilkuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang melibatkan lima mantan Dewan Gubernur dan mantan Direksi BI. Pencairan melalui sejumlah cek berdasar keputusan RDG pada 22 Juli 2003.

KEDUA, dana Rp 31,5 M diserahkan kepada Komisi IX DPR periode 1999-2004 untuk pembahasan dan diseminasi sejumlah UU tentang BI. Hasil audit BPK menyebutkan dana untuk Komisi IX DPR periode 1999-2004 dicairkan melalui tujuh cek.

DANA Rp 68,5 M diberikan kepada Soedrajad Djiwandono (mantan Gubernur BI), Iwan R Prawiranata (mantan Deputi Gubernur BI), Heru Soepratomo (mantan Deputi Gubernur BI), Hendrobudiyanto (mantan direksi BI), dan mantan Direksi BI Paul Sutopo. Mereka terjerat hukum dalam kasus BLBI, kredit ekspor, dan kasus lain sehubungan dengan penanganan krisis ekonomi 1997-1998.(*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s