Terjun Bebas 1.050 Km/Jam

naas_adam-air-pk-kkw-copy.gif
PESAWAT AdamAir Boeing 737-400/DHI 574, terjun bebas dari ketinggian 35 ribu kaki atau sekitar 10,7 kilometer, dengan kecepatan 1.050 kilometer per jam, menghantam permukaan laut. Pesawat hancur berkeping-keping.
Berikut kronologis jatuhnya AdamAir di perainan Majene, Sulawesi Barat, pada 1 Januari 2007, berdasarkan hasil pembacaan terhadap black box (kotak hitam) yang diumumkan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Selasa (25/3/2008).

* Pk 05.59 UTC (12.59 WIB),lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya.
* Pk 08.14 UTC (16.14 Wita), harusnya tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado.
* Hilang kontak pukul 15.07 Wita (07.07 UTC). Diduga pesawat berada di sekitar Rantepao, Tana Toraja pada ketinggian 35.000 kaki
* 13 Menit terakhir penerbangan, terjadi gangguan navigasi pada Inertial Reference System (IRS) yang mengatur kemudi otomatis (autopilot).
* Autopilot masih ON, menahan stir kemudi berputar 5 derajat ke kiri.
* Pilot Kapten Revi Agustian Widodo dan kopilot Yoga memutuskan IRS, menyebabkan autopilot mati.
* Tiba-tiba pesawat miring hampir 60 derajat, hidung mengarah ke bawah. Pilot tak menetralkan sesuai prosedur baku.
* 2 Menit terakhir, Revi dan Yoga terlalu fokus pada malfungsi IRS dan tak mencegah pesawat kehilangan kendali.
* Mereka sadar saat pesawat sudah miring 100 derajat dan langsung panik. Pilot Revri Agustian Widodo berteriak kepada co-pilot Yoga, “jangan dibelokin…jangan dibelokin.” Ia kira copilot yang membelokkan pesawat.
* Byaarr…! Pesawat meluncur drastis pada kecepatan 1.050 km per jam, menghujam permukaan laut Majene, Sulawesi Barat. Sempat terdengar suara, “Allahu Akbar…Allahu Akbar”. Setelah itu senyap.
* Pesawat hancur berkeping-keping dengan potongan terbesar 2 meter.
* Di dalam pesawat terdapat 2 pilot, 4 awak kabin, 96 penumpang yang terdiri atas 85 dewasa, 7 anak-anak, dan 4 balita. Semua tewas dan jenazahnya tak ditemukan.
BEBERAPA INSIDEN ADAM AIR

11 Februari 2006
AdamAir Boeing 737-300 nomor penerbangan DHI 728 rute Jakarta-Makassar, nyasar ke Bandara Tambolaka, Sumba Barat, NTT. Seluruh 145 penumpang, selamat dalam peristiwa tersebut.

6 Juli 2006
AdamAir Boeing 737-200 KIO160, jurusan Jakarta-Solo pecah ban sebelah kanan dan patah persneling. Pesawat nyaris tergelincir di Bandara Adi Sumarmo, Solo. Seluruh 130 penumpang selamat.

3 September 2006
Adam Air Boeing 737-300 KL-296 pecah ban di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Pihak Adam Air menuduh ada benda asing di landasan pacu sebagai penyebab.

28 Desember 2006
Adam Air Boeing 747-400 KI-220 Jakarta-Medan tergelincir di Bandara Polonia, Medan karena tidak berfungsinya flap penahan laju pesawat ketika akan mendarat.

1 Januari 2007
AdamAir Boeing 737-400, PK-KKW KI-574 dari Surabaya-Manado, hilang di perairan Majene, Sulawesi Barat. Sebanyak 102 jiwa tewas seketika dan mayatnya tak pernah ditemukan.

21 Februari 2007
AdamAir Boeing 737-300 nomor penerbangan KI 172 jurusan Jakarta-Surabaya mendarat keras di Bandara Juanda, Surabaya, Rabu (21/2). Sayap pesawat patah dan bodinya melengkung. Sebanyak 148 penumpang dan enam kru selamat, meski banyak penumpang terluka dan trauma.

25 Februari 2007
AdamAir Boeing 737-200, return to base (RTB) dalam penerbangan dari Jakarta – Solo karena gangguan teknis. Beberapa penumpang mendengar suara ledakan kecil di bagian sayap.

10 Maret 2008
AdamAir Boeing 737-400 nomor penerbangan KI 292 jurusan Jakarta-Batam, mendarat keras dan tergelincir 400 meter di Bandara Hang Nadim, Batam. Seluruh 171 penumpang selamat, tapi 5 orang terluka.(*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s