Foto Syur Itu Dijepret di Sebuah Pulau

ANGGOTA FPDIP Max Moein mengaku foto syur antara dirinya dengan seorang wanita yang tersebar di internet, dilakukan di sebuah pulau pada tahun 2003 lalu.

“Tadi saya sudah sampaikan ke BK, mengenai foto yang dikatakan orang sebagai foto syur itu dilakukan sekira tahun 2003 lalu,” jelas Max usai keluar dari ruangan BK di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/6/2008).

Max mengatakan, saat itu sebanyak 40 orang diundang untuk acara di sebuah pulau. “Acara berakhir pukul 12.00 WIB, kemudian disambung dengan makan siang, setelah itu acara bebas,” jelasnya.

Pria beruban ini menjelaskan, saat itu dirinya dilayani panitia atau EO hingga acara selesai. “Kemudian kami ingin berenang, panitia menyediakan cottage untuk ganti pakaian. Kamipun bergiliran tukar pakaian di sana,” lanjutnya.

Setelah Max berganti pakaian, kebanyakan teman-temannya sedang duduk di kursi dan tempat tidur, dan juga ada yang masih ganti pakaian di kamar mandi.

“Saya sempat diajak berpotret oleh salah seorang panitia. Saya sendiri sudah lupa, karena habis itu sudah tidak berhubungan lagi. Setelah itu kami berenang dan langsung pulang,” paparnya.(sumber:okezone)

Iklan

7 thoughts on “Foto Syur Itu Dijepret di Sebuah Pulau”

  1. Yah itulah gambaran pemimpin kita sekarang..buat eman-teman bisa jadi bahan koreksi buat kita semua tuk tidak melakukan yang tidak semestinya..n jadilah kita pemimpin yang baik tuk kita sendiri.

    Suka

  2. Kalau ANGGOTA FPDIP Max Moein melaku syuur, maka Max Moein tidak pantas menjadi anggoto DPR. Jabatan yang tepat menjadi Germo atau sampah menyarakat. Kalau Max Moein ingin beristri sah dua atau 3 orang itulah manusiawi. Mungkin libido seksualnya tinggi

    Suka

  3. Yang demikian itu, tidak akan terjadi apabila orang-orang ini pandai menyimpan rahasia orang lain dan rahasia sendiri. Dan yang perlu diingat “Apabila seseorang membuka aib orang lain, suatu ketika AIBnya akan dibuka oleh Tuhan” (Benar/Salah) Wallahu a’lam bi sawab, mari introspeksi, kemudian mari kita perbanyak “Istighfar” (selalu mohon ampun kepada Tuhan) agar hal itu tidak menimpa diri kita. Amien.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s