Si Bocah Matador Mengamuk

* David Villa Cetak Hatrick

Logo Euro 2008David Villa EL MATADOR tak lagi membutuhkan Raul Gonsalez. Sudah ada pengganti yang sepadan, yakni David Villa, yang baru saja membuktikan ketajamannya sebagai pembobol gawang lawan. Menariknya, Villa juga mengenakan jersey nomor 7 yang biasa dikenakan Raul.

Setelah mencetak 7 gol selama penyisihan Euro 2008, pemain berjuluk El Guaje alias “Si Bocah”  itu meneruskan ketajamannya dengan mencetak hattrick saat menghadapi Rusia dalam pertandingan Grup D, yang berlangsung di Stadion Neu Tivoli, Austria, Selasa (10/6/2008).

Tambahan tiga gol membuat Villa kini menjadi pencetak hattrick pertama di putaran final Euro 2008, sekaligus menjadi top skor tim Matador sejak penyisihan hingga putaran final dengan koleksi 10 gol.

Tiga gol itu sekaligus menempatkan dirinya sebagai top skor sementara Euro 2008, melampaui Lukas Podolski (Jerman) yang baru mengoleksi 2 gol.

Gol pertama dan kedua striker Valencia itu tercipta di menit 20 dan  45.  Dia kemudian menambah satu gol lagi di babak kedua. Satu gol lagi disumbangkan pemain Arsenal Cesc Fabregas di menit kedua. Sementara gol balasan Rusia diciptakan Roman Pavlyuchenko.

Gol pertama Villa tercipta berkat kecerdikan Fernando Torres yang mengelabui bek Rusia. Striker Liverpool itu kemudian mengoper bola kepada Villa yang melaju dari belakang. Aksi Torres itu mengecoh kiper Rusia Igor Akinfeev, sehingga Villa dengan mudah melesakkan bola ke gawang yang sudah kosong.

Rusia tak mau kalah. Pelatih Guus Hiddink memerintahkan pasukannya bermain cepat dan nyaris berhasil melalui Diniyar Bilyaletdinov. Sayang, tembakan Bilyaletdinovtepat di pelukan kiper Iker Casillas.
Bahkan dua menit setelah kebobolan, nyaris saja gol balasan tercipta jika saja tendangan Konstantin Zyrianov tak menyentuh mistar gawang Casillas.

Setelah itu tempo pertandingan menurun. Ketika babak pertama hampir usai, Villa malah menambah gol setelah menerima umpan terobosan Andres Iniesta.

Di menit 53 babak kedua, Luis Aragones menarik Fernando Torres dan memasukkan Cesc Fabregas, untuk memperkuat lini tengah. Belakangan keputusan tersebut ternyata sangat tepat.

Di menit 75, striker berpostur 175/69, itu kembali mencetak gol melalui aksi individu.  Mendapat bola dari sisi kanan pertahanan Rusia, Villa menggocek bola melewati bek Rusia. Tinggal berhadapan dengan kiper Igor Akinfeev yang berhasil dikecohnya. 3-0 untuk El Matador. Tentu saja aksi gemilangnya membuat pemain kelahiran 3 Desember 1981, itu pantas menjadi man of the match pada pertandingan ini.

Rusia membalas melalui Pavlyuchenko, empat menit jelang bubaran. Ternyata masih ada gol lagi. Cesc Fabregas malah menambah keunggulan Spanyol menjadi 4-1 setelah menyundul bola mental tendangan David Villa. Hasil ini membuat Spanyol untuk sementara memimpin GruP D dengan poin 3.(*)

SUSUNAN PEMAIN:
SPANYOL: Iker Casillas, Sergio Ramos, Carlos Puyol, Carlos Marchena, Joan Capdevila, David Silva, Marcos Senna, Xavi Hernandez, Andres Iniesta (Santiago Cazorla 63), David Villa, Fernando Torres (Cesc Fabregas 53)
PELATIH: Luis Aragones

RUSIA: Igor Akinfeev, Alexabder Aniukov, Roman Shirokov, Denis Kolodin, Yuri Zhirkov, Igor Semshov (Dmitri Torbinski 56), Konstantin Zyrianov, Sergei Semak, Dmitry Sychev (Vladimir Bistrov 46 (Roman Adamov 70), Diniyar Bilyaletdinov, Roman Pavlyuchenko
PELATIH: Guus Hiddink

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s