Aha…Percakapan Kemas-Ayin Jadi Ringtone…

ANAK-ANAK Makassar memang kreatif. Salut saya saat baca detikcom, Selasa ( 17/6/2008 ), bahwa mereka menjadikan percakapan Jampidsus Kemas Yahya Rahman (kini mantan) dengan Artalyta Suryani sebagai ringtone telepon selular. Kegiatan yang dimotori oleh Gerakan Anti Korupsi Makassar itu digelar di Warung Kopi Daeng Anas, Jl Pelita Raya, Makassar, Sulawesi Selatan.

Percakapan itu terjadi pada 1 Maret 2008. Esoknya Komisi Pemberantasan Korupsi mencokok Jaksa Urip Tri Gunawan saat menerima uang tunai senilai 660 ribu dolar AS dari Artalyta alias Ayin. Urip adalah ketua tim penyelidik kasus BLBI II. Maka kasus suap tersebut diyakini terkait penghentian kasus BLBI oleh Kejagung.

Ugh…. bau anyir korupsi tercium sangat kuat di sekitar Kejagung. Karena ada pula nama “Joker” disebut-sebut. Mungkin si Joker ini adalah bos mereka. Ada juga yang curiga Joker adalah bosnya Pak Urip itu…. wah…wah..wah…. Tapi kita jangan menuduh dulu… tunggu saja sampai KPK memutar rekaman percakapan yang lainnya di pengadilan Tipikor.

Eh sampe lupa. Mari kita “putar” ulang rekaman percakapan yang dijadikan ringtone itu. Ringtone yang “merdu” ini diputar saat sidang kasus suap di Pengadilan Tipikor 11 Juni 2008 lalu. Begini bunyinya:

Arthalyta Suryani

Artalyta (A): Halo.

Kemas (K): Halo.

A: Ya, siap.
K: Sudah dengar pernyataan saya? Hehehe.

A: Good, very good.
K: Jadi tugas saya sudah selesai.

A: Siap, tinggal…
K: Sudah jelas itu gamblang. Tidak ada permasalahan lagi.

A: Bagus itu.
K: Tapi saya dicaci maki. Sudah baca Rakyat Merdeka?

A: Aaah Rakyat Merdeka, nggak usah dibaca.
K: Bukan, saya mau dicopot hahaha. Jadi gitu ya…

A: Sama ini mas, saya mau informasikan.
K: Yang mana?

Kemas Yahya

A: Masalah si Joker.
K: Ooooo nanti, nanti, nanti.

A: Nggak, itu kan saya perlu jelasin, Bang.
K: Nanti, nanti, tenang saja.

A: Selasa saya ke situ ya…
K: Nggak usah, gampang itu, nanti, nanti. Saya sudah bicarakan dan sudah ada pesan dari sana. Kita…

A: Iya sudah.
K: Sudah sampai itu.

A: Tapi begini Bang…
K: Jadi begini, ini sudah terlanjur kita umumkan. Ada alasan lain, nanti dalam perencanaan.

Rupanya masih ada perencanaan lain. Tapi kita belum tahu apa yang sedang dalam perencanaan itu. Tapi kayaknya perencanaan itu urung dilaksanakan karena Urip keburu ditangkap oleh KPK. Cuma itu, masih ada skenario lain. Mudah-mudahan skenario besar ini tidak melibatkan KPK.

Lagi soal ringtone percakapan itu, bagus juga kalo percakapan yang lainnya juga dijadikan ringtone seperti itu. Supaya lebih banyak orang bisa mendengarkannya langsung. Tapi bagaimana mendapatkannya ya? Ada yang bisa bantu? Plissss…….

Iklan

5 thoughts on “Aha…Percakapan Kemas-Ayin Jadi Ringtone…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s