Urip: Saya Bukan Pengkhianat

SAAT membacakan eksepsi atau pembelaan, Jaksa Urip Tri Gunawan membantah dirinya adalah seorang pengkhianat. Meski tanpa pengeras suara, suara Urip tetap lantang membacakan eksepsi setebal 5 halaman.
Urip merasa dirinya diperlakukan tidak adil oleh jaksa penuntut umum (JPU) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Berikut petikan pembelaan Urip saat sidang perdananya di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (24/6).Urip Tri Gunawan

Sejak awal saya telah diopinikan melakukan rekayasa penyelidikan BLBI II yang menguntungkan Sjamsul Nursalim. Dan ternyata dakwaan tersebut tidak sedikit pun menguraikan relevansi dan terlebih lagi keuntungan-keuntungan Sjamsul Nursalim. Pada akhirnya masyarakat akan tahu bahwa saya bukan pengkhianat negara dan bangsa ini.

Maka sekali lagi saya nyatakan, saya bukan pengkhianat negara dengan menguntungkan Sjamsul dan merugikan uang rakyat dengan cara merekayasa hasil penyelidikan BLBI II. Saya merasakan KPK bertindak tidak adil. Saya merasa didera opini yang memojokkan.

Saya adalah manusia biasa, saya jaksa biasa yang tak luput dari alpa dan dosa. Namun mohon kebijaksanaan majelis hakim dalam mengadili kasus saya. Pada prinsipnya saya setuju sidang dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi. Saya ingin semuanya cepat selesai dan dapat hidup normal seperti sedia kala.

Sidang akan dilanjutkan pada 1 Juli 2008. Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyiapkan tiga saksi yang tak lain adalah jaksa penyelidik kasus BLBI II, yakni Hendro Dewanto, Yosef Wisnu Sigit, dan Yunita Arifin.
Mereka adalah anak buah Urip, termasuk dalam tim 10 yang menangani kasus BDNI. Kasus yang menyeret nama konglomerat Sjamsul Nursalim ini akhirnya dihentikan penyelidikannya oleh Kejagung pada 9 Februari 2008.
Menurut ketua Jaksa Penuntut Umum Sarjono Turin, pihaknya akan memutar rekaman. Namun tidak disebutkan rekaman pembicaraan antara siapa dengan siapa (*)

Iklan

2 thoughts on “Urip: Saya Bukan Pengkhianat”

  1. rip-rip, sudah disekolahkan tinggi-tinggi
    ilmunya kok untuk ngenthit duit rakyat,
    penghianat rakyat,
    di tambah yg jaga tahanan juga bisa disuap,
    jadinya,,,pas banget deh..
    mau jadi apa negeri ini….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s