Xavi, Rohnya Tim Matador

Logo Euro 2008PRANCIS punya Zinedine Zidane, Jerman punya Michael Ballack. Kini Spanyol punya pemainXavi Hernandez serupa yang tangguh di lini tengah. Dialah Xavi Hernandez, yang tampil konsisten di lini tersebut sekaligus menjadi roh bagi timnya selama perhelatan Euro 2008.

Berkat penampilan gemilang, pemain kelahiran 25 January 1980 (28 tahun) itu, UEFA mengganjarnya dengan gelar Pemain Terbaik Euro 2008 dari 368 pemain sepakbola yang berlaga di Austria-Swiss sejak 7-29 Juni 2008.

Anugerah itu memang agak mengejutkan. Sebab, Xavi tak pernah sekalipun terpilih sebagai man of the match dari 6 pertandingan yang dimainkan Spanyol. Ia juga hanya mencetak satu gol ketika timnya berhadapan dengan Rusia di semifinal.

Yang pernah menyandang predikat man of the match adalah David Villa (dua kali), Xabi Alonso, Iker Casillas, Andre Iniesta dan Fernando Torres masing-masing sekali.

Torres bahkan menjadi penentu kemenangan timnya atas Jerman di laga akhir dengan gol tunggalnya. Atau David Villa yang menjadi top skor Euro dengan 4 gol yang disarangkan masing-masing 3 ke gawang Rusia dan 1 gol ke gawang Swedia.

“Xavi-lah yang memberikan tim Spanyol irama permainan. Dia sangat berpengaruh bagi tim Spanyol,” demikian penilaian UEFA yang disampaikan Direktur Teknik UEFA Andy Roxburgh.

Tepatkah pilihan EUFA? Simak fakta-fakta dan statistik berikut yang dilansir situs resmi Euro 2008.

Sepanjang 6 pertandingan yang dimainkan Spanyol, Xavi melepas 316 operan. Masih kalah dibanding rekannya, Sergio Ramos yang melepas 337 operan atau Philipp Lahm (Jerman) yang melepas 359 operan.

Namun gelandang Barcelona itu selalu bekerja keras tapi nyaris tak melanggar pemain lawan. Sodoran bola pemain berkostum nomor 8 itu jauh lebih jitu. Nama Xavi berada di urutan teratas dari 10 pemain yang melepas operan terbaik. Akurasi operannya mencapai 90 persen. Dan jangan lupa, gol penentu kemenangan Spanyol atas Jerman yang dicetak Torres, berkat sodoran Xavi.

Khusus saat menghadapi Jerman di final, Castrol Performance Index (CPI) mencatat Xavi berlari paling jauh, yakni mencapai 11.446 meter. Yang mampu menyaingi dia hanyalah gelandang Jerman Bastian Schweinsteiger yang berlari sejauh 10.637 meter.

Selama pertandingan itu, Xavi melepas 62 operan dengan akurasi 87 persen. Satu di antara umpannya diselesaikan dengan sempurna oleh Torres menjadi gol kemenangan.

Sepanjang tampil di Euro 2008, dengan kecepatan berlari hanya 26 km/jam, pemain berpostur 170/68 itu telah berlari sejauh 48.405 meter mengarungi lapangan. Area coverage-nya juga paling luas dibanding pemain manapun yang tampil di EURO 2008.

Penghargaan individu ini merupakan yang pertama bagi Xavi yang sudah 63 kali membela El Matador sejak 15 November 2000 (lawan Belanda). Sejak itu hingga saat ini Xavi telah menorehkan 7 gol bagi negaranya.(*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s