Bulyan: Hukum Pancung Saja Calo DPR

Bulyan Royan
Bulyan Royan

TIAP manusia bisa jatuh, entah kapan. Demikian pula Bulyan Royan. Anggota Komisi I DPR ini tertangkap basah oleh petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ketika menerima suap 66.000 dolar AS dan 5.500 euro atau sekitar Rp 693 juta dari Dedy Suwarsono, Direktur PT Bina Mina Karya Perkasa (BMKP).

Ternyata Bulyan pernah sangat membenci praktik percaloan yang dilakukan sejumlah oknum anggota Dewan yang terhormat. Mantan anggota Komisi V DPR (Bidang Perhubungan) itu pernah melontarkan pernyataan sangat keras mengenai praktik percaloan di DPR.

Dia mendesak agar anggota Dewan yang terbukti terlibat percaloan dipecat dan dihukum pancung saja karena perbuatan itu sangat memalukan. Bulyan sendiri mengaku sangat malu atas praktik memalukan yang dilakukan oleh teman-temannya sendiri di parlemen.

“Kami sangat malu. Bahkan di atas malu. Sebagai anggota Dewan yang terhormat yang seharusnya membantu bencana, ini malah membuat bencana pada rakyatnya sendiri dengan praktik pencaloan itu,” kata Bulyan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu 14 September 2005. Baca di SINI.

Bahkan, Bulyan juga meminta agar anggota DPR yang terbukti bersalah dihukum pancung, karena tindakannya begitu bejat. “Tidak ada mekanisme hukuman yang bisa mengatur itu, karena perilaku mereka sudah menciderai penghormatan lembaga DPR,” tegas Bulyan.

Hampir tiga tahun setelah melontarkan pernyataan keras itu, yakni pada Senin ( 1/7/2008 )Bulyan tertangkap basah menerima suap atas jasanya terkait tender pengadaan 20 unit kapal patroli di Departemen Perhubungan (Dephub). Dari tender senilai Rp 120 miliar itu, Bulyan menerima success fee sebesar 66 ribu dolar AS dan 5.500 euro.

Namun Bulyan tak merasa bersalah. Kepada Sekjen DPP Partai Bintang Reformasi (PBR) Rusman Ali yang menjenguknya di tahanan Polda Metro Jaya, Bulyan menganggap success fee yang diterimanya itu halal.

“Dia tanya pada saya, ‘kalau saya dapat fee apakah saya salah?” kata Rusman menirukan Bulyan. “Saya jawab. Kalau fee, karena kita penyelenggara negara, kita salah. Nggak boleh,” terang Rusman.

Menurut Rusman, Bulyan menangis saat Rusman datang. “Saya minta dia kooperatif, sampaikan sejujur-jujurnya,” ujar Rusman. (*)

Iklan

One thought on “Bulyan: Hukum Pancung Saja Calo DPR”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s