Anak-anak Haiti Terpaksa Makan Tanah

Anak-anak penderita malnutrisi di Haiti
Anak-anak penderita malnutrisi di Haiti

SUNGGUH miris menatap foto-foto karya fotografer Associated Press (AP) Ariana Cubillos ini. Anak-anak Haiti di daerah Deschapelles dalam dua foto tersebut menderita malnutrisi (kekurangan gizi) akut. Tubuh mereka memang tampak tidak terlalu kurus, namun perut mereka semua buncit-buncit.

Sejumlah pihak telah berusaha mengirimkan bantuan makanan ke negara yang terletak di wilayah Karibia, Pasifik Selatan itu. Namun bantuan sulit didistribusikan ke desa-desa karena buruknya sarana transportasi. Apalagi pemerintahan negara tersebut nyaris lumpuh total akibat kerusuhan massa seperti tak berujung.

Entah krisis pangan berkelanjutan yang menyebabkan pemerintah di negara berpenduduk sekitar 8 juta jiwa jatuh, atau sebaliknya, karena kekacauan politik yang menyebabkan krisis pangan. Yang pasti, Republik Haiti  kini benar-benar terpuruk dalam kemiskinan dan krisis pangan yang luar biasa. Menurut si fotografer, setiap satu dari tiga balita di negeri kecil itu mengalami malnutrisi sangat akut. Mereka bakal kehilangan masa depan. Atau mungkin sudah mati sebelum menggapai masa depan itu.

AP/Ariana Cubillos
Rivilade Filsame, bocah Haiti berusia 18 bulan penderita malnutrisi duduk di depan ibunya yang terbaring lemah di RS Albert Schweitzer, di Deschapelles, Haiti, Selasa 17 Juni 2008. Foto:AP/Ariana Cubillos

Saking miskinnya, konon warga setempat makan tanah. Ya, mereka membuat kue kering dari tanah kemudian dimakan. Kondisi ini persisnya dialami oleh warga di Cite Soleil, sebuah kawasan terkumuh di Port-au-Prince, ibukota negara tersebut.

Walah, bagaimana caranya tanah bisa dijadikan kue kering? Ternyata mereka memanfaatkan sejenis lumpur berwarna kuning dicampur garam dan sayuran. Mereka terpaksa makan tanah, kendati dipastikan mengandung berbagai jenis kuman penyakit. Bahkan akibat memakan kue kering dari tanah itu, membuat anak-anak semakin mengalami kurang gizi dan terserang beragam jenis penyakit.

Pelajaran sederhana yang bisa dipetik dari Haiti adalah, kita patut bersyukur karena masih bisa makan. Janganlah kita sia-siakan makanan. Makanlah secukupnya dan jangan membuang-buang berkat Tuhan. Ajarkan juga kepada anak-anak kita untuk menghargai makanan. Lihatlah, ternyata masih banyak orang di dunia ini yang sama sekali tidak memiliki makanan. (*)

Iklan

3 thoughts on “Anak-anak Haiti Terpaksa Makan Tanah”

  1. benar apa yang sudah tertulis di situ…
    tetapi,masih banyak orang yang tidak mengindahkan sgala yg ia dapati…
    malah terkadang ad yg mengutuk karena menganggap kurang beruntung dengan makanan yg ada…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s