Kuasa Hukum Minta Artalyta Dibebaskan

* Terdakwa Merasa (Sudah) Diadili Opini Publik

Artalyta Suryani
Artalyta Suryani

TERDAKWA penyuap jaksa Urip Tri Gunawan terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) Artalyta Suryani alias Ayin, merasa telah diadili oleh opini publik. Melalui Purwaning, seorang pengacaranya, Ayin meminta majelis hakim mengadilinya secara fair, tanpa terpengaruh oleh opini yang berkembang di masyarakat.

Sebab, Ayin merasa yakin telah diadili oleh opini publik. Dasarnya antara lain pencopotan sejumlah pejabat tinggi di Kejaksaan Agung lantaran percakapan telepon mereka dengan Ayin berhasil disadap petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Untuk apa negara ini menghabiskan sumber daya dan menghabiskan tenaga untuk mengadili perkara ini, jika sudah diadili oleh publik,” tukas Purwaning saat membacakan duplik (tanggapan terdakwa atau penasihat hukum terdakwa terhadap isi dakwaan penuntut umum) Artalyta di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Senin ( 21/7/2008 ). Baca DI SINI

Tampaknya inilah “senjata” terakhir para kuasa hukum agar wanita berjuluk “Ratu Suap” ini bisa memperoleh sedikit keringanan hukuman. Sebab, semua bukti yang diajukan penyidik KPK tak terbantahkan. Apalagi sejak awal Ayin dan Urip tertangkap basah saat penyerahan uang suap hingga berbagai rekaman percakapan telepon mereka. Bahkan mereka masih nekat saling telepon menggunakan telepon genggam dari tahanan masing-masing untuk mengatur strategi.

Semua bukti tersebut, ditambah sikap berbelit-belit terdakwa selama persidangan, tentu akan membuat majelis hakim tak akan ragu menjatuhkan vonis yang rencananya dibacakan pada 29 Juli mendatang.

Tapi ada hal menarik yang dilontarkan kuasa hukum terdakwa. Mereka menyatakan bahwa fakta-fakta yang digunakan jaksa penuntut umum (JPU) tidak berkaitan satu sama lain. Atau fakta yang digunakan JPU berdiri sendiri-sendiri sehingga tidak bisa menyimpulkan adanya satu perbuatan yang konsisten sesuai dengan yang didakwakan.

Berdasar kesimpulan itu, tim kuasa hukum Ayin mendesak majelis hakim menolak seluruh dakwaan JPU dan membebaskan Ayin. Tentu saja, sebagai pembela, para pengacara itu sangat berhasrat orang yang dibelanya bebas. Ini hal yang sangat wajar dalam dunia peradilan. Demikian pula permintaan agar putusan majelis hakim benar-benar adil, seadil-adilnya. Sebaliknya publik, yang terdiri atas (hampir) seluruh rakyat Indonesia, juga menginginkan putusan yang memenuhi rasa keadilan.

Pertanyaannya, dengan melihat berbagai bukti dan fakta persidangan, apakah pantas terdakwa dan tim kuasa hukumnya meminta terdakwa dibebaskan? Bagaimana menurut Anda? (*)

Iklan

One thought on “Kuasa Hukum Minta Artalyta Dibebaskan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s