Waspadai Spekulan Sembako

DUA minggu jelang bulan Ramadan, harga bahan kebutuhan pokok di Batam mulai merangkak naik. Kondisi seperti ini biasa terjadi setiap tahun bersamaan hari-hari besar keagamaan, seperti Ramadan, Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru.

Lonjakan harga tersebut disebabkan oleh tingginya permintaan. Sehingga berlaku hukum pasar. Namun, tidak menutup kemungkinan, ada permainan spekulan yang hendak meraup keuntungan berlipat dengan menahan sembako dan berupaya mengendalikan harga.

Permainan spekulan biasanya berimplikasi pada lonjakan harga kebutuhan pokok. Tentu ini akan sangat merugikan masyarakat, terlebih bagi  warga yang hendak melaksanakan ibadah keagamaan. Sehingga pemerintah patut mengantisipasi kemungkinan tersebut dengan melakukan pemantauan secara lebih ketat terhadap distribusi sembako.

Selain melakukan pemantauan, pemerintah juga berkewajiban memberikan jaminan pasokan tetap tersedia dengan harga terjangkau. Kalau perlu, ketika terjadi lonjakan harga di bulan Ramadan, pemerintah berkewajiban menggelar operasi pasar agar menjamin stok tetap tersedia.

Sebab, jika stok sembako tersendat, sementara tarikan permintaan naik tajam, inflasi tinggi pasti tak terhindarkan. Untuk bulan Juli di Kota Batam, kelompok bahan makanan menjadi penyumbang inflasi tertinggi kedua setelah kelompok sandang , yakni sebesar 1,56 persen. Dan bisa saja menjadi penyumbang terbesar inflasi di bulan puasa, September mendatang.

Jika terjadi, lagi-lagi artinya pengeluaran rumah tangga juga melonjak. Apalagi Kota Batam mayoritas adalah pekerja berpenghasilan tetap. Pegawai negeri, karyawan, dan buruh paling terimbas karena penghasilannya tetap, sementara pengeluaran melonjak.

Sebagian akan mengalami penurunan daya beli, atau mungkin sebagian terpaksa berutang untuk menutupi kebutuhan. Sementara para spekulan yang memainkan harga justru meraup keuntungan dari situasi tersebut.

Intinya, jika lonjakan harga sembako tidak diantisipasi untuk dikendalikan pada kisaran normal, akan menyebabkan perekonomian sebagian besar masyarakat Batam terpukul. Kemampuan menabung maupun investasi semakin berkurang, dan akan memberikan efek berantai terhadap berbagai sektor lainnya. Sektor-sektor jasa yang bergantung pada konsumsi/daya beli masyarakat juga akan terimbas.

Dengan demikian, sangat diharapkan langkah antisipatif dari pemerintah untuk memantau dan menjamin ketersediaan sembako, serta bertindak tegas apabila ada pihak yang terbukti melakukan penimbunan bahan pokok yang bisa merugikan masyarakat luas.(*)

Iklan

One thought on “Waspadai Spekulan Sembako”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s