Kawanan Rampok Sambut Tim Antibandit

BELUM sebulan menjabat Kapolda Kepulauan Riau, Brigjen Indradi Thanos sudah melontarkan keresahannya terhadap aksi para bandit. Mantan petinggi Mabes Polri itu pun membentuk Tim Anti-bandit untuk menekan tindak kejahatan di wilayah kerja Polda Kepri.

Tim Anti-bandit yang diumumkan pada Jumat 5 September 2008, itu terdiri atas  Satuan Reskrim, Intelkam, Samapta, dan lalulintas. Semua Polres dan Polresta di wilayah Kepri dilibatkan dalam tim tersebut. Menurut Brigjen Indradi, tim khusus tersebut sudah bergerak sejak awal Ramadan.

Brigjen Indradi ingin mengulang sukses yang diraih tim serupa yang dia bentuk ketika menjabat Kasat Reskrim Polresta Surabaya. Ketika itu para bandit di Surabaya sangat ketakutan pada tim tersebut.

Namun, seperti biasa, penjahat selalu berada selangkah di depan aparat penegak hukum. Sehari setelah Kapolda mengumumkan Tim Anti-bandit kepada publik melalui media massa lokal, malah gerombolan bandit langsung beraksi.

Kawanan perampok berjumlah 15 orang beraksi di kawasan Tiban. Mereka mengobrak-abrik showroom Yamaha PT Indragiri Makmur Sentosa di Ruko Sunday Park Blok E, No 4, Tiban, sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu (6/9).

Komplotan perampok itu menyekap korbannya dan menjarah showroom Yamaha. Mereka berhasil membawa kabur uang Rp 5 juta. Para perampok leluasa beraksi dan baru kabur sekitar pukul 05.00 pagi.

Ulah kawasan rampok bersenjata api itu seolah menantang Tim Anti-bandit bentukan Kapolda Kepri. Brigjen Indradi pun langsung menyatakan segera menangkap kelompok yang diduga memiliki hubungan atau berjaringan dengan kelompok Kapak Merah di Jakarta. Artinya, polisi sudah tahu pola dan cara kerja kelompok tersebut, sehingga diharapkan akan lebih mudah dibekuk.

Peristiwa perampokan di Tiban menjadi pekerjaan rumah bagi Tim Anti-bandit. Jika tim ini berhasil mengungkap dan menangkap kelompok tersebut maka seluruh warga Kepri patut memberikan ucapan selamat kepada jajaran Polda Kepri. Itu sekaligus menunjukkan kemampuan Tim Anti-bandit yang boleh dibilang dibentuk pada saat yang tepat.

Di Kepri, khususnya Kota Batam, pola kejahatan seperti perampokan, penjambretan, penodongan, dan sejenisnya, biasanya justru mengalami peningkatan di bulan Ramadan. Dan akan semakin meningkat pada hari-hari terakhir bulan Ramadan. Para pencuri juga biasanya mengincar rumah-rumah yang ditinggalkan penghuninya mudik Lebaran.

Sehingga diharapkan Tim Anti-bandit bisa langsung action dengan meningkatkan pengamanan dengan mempersempit ruang gerak para penjahat.

Mudah-mudahan Tim Anti-bandit bentukan Polda Kepri lebih memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat yang akan merayakan hari raya Lebaran. Termasuk lebih percaya diri meninggalkan rumah untuk merayakan Lebaran di kampung halaman masing-masing. Semoga.(*)

Iklan

3 thoughts on “Kawanan Rampok Sambut Tim Antibandit”

  1. Selamat Malam Pak..
    Saya Sangat setuju sekali dengan tulisan diatas..
    Oh Iya,
    saya seorang mahasiswa tingkat akhir yang sedang menyususn TA (Tugas Akhir) dengan judul “Perancangan Data Kriminal Dengan Menggunakan C#” namun pembimbing saya mengharuskan saya membuat kata “pada………” (sehingga menjadi “Perancangan Data Kriminal Pada ……. Dengan Menggunakan C#:)
    Nah, setelah berpikir2, bisakah saya melakukan penelitian pada Polda Kepri?
    terakhir saya buka situsnya ternyata masih dalam maintenance.. saya bingung mau kirim e-mail ke siapa..

    Mohon Balasannya demi generasi muda yang ingin maju..

    terima kasih..
    reza
    syahreza86@gmail.com

    ===============
    Saran saya, sebaiknya teman Reza menyurati Polda Kepri secara resmi atas persetujuan kampus (Rektor/Dekan/Ketua Jurusan). Selanjutnya teman harus menemui petinggi Polda Kepri secara langsung untuk menjelaskan mengenai apa yang akan diteliti. Sebab, untuk urusan data, kepolisian tidak bisa sembarang memberikannya. Kecuali untuk urusan press release, itu pun tidak seluruhnya “ditelanjangi”. Karena polisi punya aturan main sendiri dan memang tidak semua informasi polisi boleh diketahui publik. Mudah2an saran ini bermanfaat.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s