Peace One Day

PASUKAN NATO dan tentara Afghanistan sepakat untuk tidak melakukan operasi militer terhadap milisi

Jeremy Gilley (nytimes.com)
Jeremy Gilley (nytimes.com)

Taliban di negara tersebut selama 24 jam pada Minggu, 21 September 2008. Ternyata, Juru Bicara Taliban juga setuju tidak akan melakukan aktivitas militer pada hari tersebut. Sikap para pihak itu untuk menghormati Hari Perdamaian Dunia atau The International Day of Peace.

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) memang menetapkan 21 September sebagai Hari Perdamaian internasional. PBB  mengharapkan masyarakat internasional menghormati hari tersebut tanpa peperangan dan tanpa kekerasan.

Hari Perdamaian merupakan inisiatif Jeremy Gilley.  Pria Inggris ini adalah produser, sutradara, sekaligus penulis film berjudul “Peace One Day”. Film ini merupakan dokumentasi perjalanan Gilley dalam membangun hari gencatan senjatan pertama kalinya di seluruh dunia dan hari tanpa kekerasan.

Di antara serial kejadian dramatik tersebut, Gilley mencari dukungan dari seluruh pemimpin dunia, PBB, aktivis perdamaian, para raja bisnis, peraih nobel, bintang rock hingga seluruh individu di seluruh dunia guna meraih tujuan mulia tersebut lewat suara bulat pemungutan oleh seluruh anggota PBB di UN GA Resolution 55/282.

Sayangnya, sehari sebelum peringatan Hari Perdamaian, kemarin, justru terjadi aksi pengeboman di Hotel Marriott, Islamabad, Pakistan. Bom bunuh diri tersebut menewaskan sedikitnya 60 orang, termasuk Duta Besar Republik Ceko, IvoZdarek.  Di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, beberapa oknum anggota TNI AL mengamuk di SPBU Jl MT Haryono sekitar pukul 01.30 WIB. Peristiwa yang menyebabkan empat orang terluka, di antaranya seorang wartawan, juga terjadi sehari sebelum Hari Perdamaian Internasional. Apalagi, saat ini seluruh umat muslim sedang menjalankan ibadah puasa, saat di mana semua orang menahan segala hawa nafsu, termasuk amarah.

Dampak bom di Hotel Marriott Pakistan
Dampak bom di Hotel Marriott Pakistan

Berdasar catatan masyarakat Cinta Damai Indonesia, sepanjang tahun 2008 (Januari-Agustus) saja, angka kekerasan di Indonesia mencapai 648 kali. Banyak di antara tindakan kekerasan tersebut justru terkait pemilihan kepala daerah (Pilkada) di berbagai daerah. Seperti di Maluku Utara, Makassar, Kupang (NTT), Palembang, dan sebagainya. Demikian pula berbagai aksi kekerasan oleh kelompok-kelompok tertentu di berbagai daerah lain di Indonesia.

Berbagai aksi kekerasan itu bertentangan dengan asas yang dianut negeri ini, yakni Bhineka Tunggal Ika atau berbeda-beda tetapi satu. Perbedaan yang seharusnya membuat dunia ini indah karena keberagaman, justru menjadi sumber konflik. Yang paling menyedihkan adalah kekerasan yang terorganisir, terlembaga.  Ini perlu menjadi perhatian bersama oleh semua pihak.

Satu tahun ada 365 hari. Dan hanya satu hari saja, yakni pada 21 September, diminta untuk tidak ada kekerasan. Sayang, kita tak kuasa menahan diri hanya untuk 24 jam saja tidak melakukan kekerasan. Padahal,alangkah indahnya bila 10 persen saja waktu dalam setahun tanpa peperangan dan kekerasan. Bayangkan, berapa banyak jiwa yang bisa diselamatkan bila itu terwujud. Apalagi kalau perdamaian terjadi dalam waktu yang lebih lama. Sayang, hal itu mustahil terjadi di dunia yang semakin kejam ini.

Peace! Ya..seruan itu seringkali kita dengar. Biasanya diucapkan oleh anak-anak muda. Alangkah indahnya dunia ini bila kata “damai” senantiasa diserukan oleh semua orang. Perdamaian hanya akan tercipta bila setiap individu menyadarinya. Lalu berkembang menjadi kelompok-kelompok dalam masyarakat, baik itu suku, agama, golongan, dan sebagainya. Akhirnya mereka bisa memengaruhi masyarakat secara lebih luas untuk sama-sama menciptakan perdamaian.

Bila kita senantiasa berdamai dengan sesama, yakinlah, dunia ini akan terasa semakin indah dan nyaman. Semua bisa hidup berdampingan tanpa prasangka. Jika ada salah paham, sebaiknya segera dituntaskan, supaya tidak menggumpal dan lama-kelamaan menjadi kebencian. Sebab, benih-benih kekerasan yang dibiarkan, suatu saat akan meledak. Mari kita sama-sama menciptakan perdamaian dunia. Mudah saja, mulailah dari diri kita sendiri. Setuju? (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s