Five Minutes Incar Terowongan Seraya

Smakin ku kejar, smakin kau jauh.. tak pernah letih tuk dapatkanmu. Terus berlari, namun ku takut terjatuh lagi…

Personel Five Minutes mejeng di Lobi Tribun Batam
Personel Five Minutes mejeng di Lobi Tribun Batam, Sabtu (29/11/2008)

ITULAH petikan reffrein lagu hits dari album kedelepan grup band Five Minutes yang rencananya akan dirilis pada 18 Desember 2008 ini. Lagu berjudul Semakin  Kukejar Semakin Kau Jauh, itu  mereka nyanyikan ketika bertandang ke kantor redaksi Tribun Batam, di Kompleks MCP, Batu Ampar, Batam, Sabtu ( 29/11/2008 ) siang.

Selama lebih dari satu jam personel grup band asal Bandung itu ngobrol santai dengan kru redaksi Tribun Batam. Mereka menuturkan mengenai berbagai hal, mulai dari jalan panjang yang dilalui sejak dibentuk, timbul tenggelamnya hingga muncul dengan formasi baru. Formasi baru Five Minutes terdiri atas Ricky Tjahyadi (keyboard), Richie Setiawan (vokal), Drie Warnanta (bass), Aria Yudistira (drum), dan Roelhilman (gitar).

Pemilihan nama Five Minutes memiliki cerita tersendiri. Ricky menuturkan, band tersebut dibentuk 14 tahun silam. Bermula pada awal tahun 1990-an, ketika Ricky dan Drie membentuk sebuah band yang tampil dari kafe ke kafe di Kota Kembang.

Tahun 1994, keduanya mencari personel guna melengkapi formasi untuk mengikuti Festival Band Se- Jabar-DKI di Bandung. Ricky dan Drie mengajak Sonny (gitaris) dan Sanny (vokalis) melalui telepon.  Dalam tempo kurang dari lima menit, mereka berhasil membentuk sebuah grup band guna mengikuti festival tersebut. Itulah sebabnya mereka menggunakan nama Five Minutes. “Karena prosesnya kurang dari lima menit. Makanya kami memilih nama itu,”tutur Ricky.

Hebatnya, kendati baru terbentuk, mereka langsung menjuarai festival band yang diikuti oleh 102 peserta dari Bandung dan Jakarta. Keberhasilan itu kemudian mengantarkan mereka masuk dapur rekaman. Album perdana bertajuk Five Minutes dirilis pada 1996. Setahun kemudian (1997), mereka merilis album kedua bertajuk Five Minutes 2.

Selanjutnya, grup band yang biasa tampil unik dengan mengenakan sarung itu, sempat tenggelam selama empat tahun. Baru pada tahun 2002 mereka merilis album ketiga bertajuk Ouw!. Lalu berturut-turut menelorkan album  Sekat (2003) dan The Best +5 (2004). Setelah itu mereka sempat vakum. Sanny (vokal) dan Sonny (gitar) berpisah dari Five Minutes.

Ricky sendiri tetap aktif d jalur musik. Dia  mendukung Ary Lasso (2002-2006), menuliskan sejumlah lagu bagi mantan vokalis band Dewa 19 itu. Beberapa lagu yang ditulis Ricky untuk Ary Lasso adalah  Hampa, Arti Cinta, Kedamaian Hati, dan Seandainya. Selain itu dia juga menulis lagu untuk Titi DJ, Rossa, Terre, Sania, dan sebagainya.

Setelah  vakum sejak 2004, Five Minutes akhirnya muncul kembali dengan formasi baru. Kali ini dengan tiga personel baru,

Personel Five Minutes mejeng dengan awak redaksi Tribun di ruang redaksi, Sabtu (29/11/2008)
Personel Five Minutes mejeng dengan awak redaksi Tribun di ruang redaksi, Sabtu (29/11/2008)

yakni Richie (vokal), Roelhilman (gitar), dan Aria Yudhistira (drum). Formasi baru ini telah merilis dua album, yakni Rockmantic (2007) dan Rockmantic (Repackaged) tahun 2008. Mereka juga menanggalkan sarung yang merupakan ciri khas mereka setiap kali tampil di pentas.

Kini, grup band dengan penggemar yang disebut fivers, itu sedang mempersiapkan album kedelapan atau album ketiga dengan formasi baru. Lagu-lagu dalam album ini berbeda dari kebanyakan lagu yang pernah mereka rilis. Menurut Ricky, konsep album ini lebih matang karena direncanakan dengan sangat baik.

Incar Terowongan Seraya
Ricky menuturkan, setelah manggung di Batam, mereka akan langsung ke Singapura untuk membuat video klip album terbaru. Menariknya, syuting klip album ini digarap ala indie, yakni hanya menggunakan kamera foto biasa yang dilengkapi kamera video.

“Saya sudah menemukan kamera yang sangat cocok untuk syuting klip terbaru kami. Meski hanya kamera foto, tapi aku jamin hasilnya maksimal,”ujar Ricky.

Klip yang akan dibuat itu untuk lagu Semakin Kukejar Semakin Kau Jauh. Konsepnya nanti, mereka seperti sedang menunggu bus, namun tak mampu mengejar bus tersebut. Kemudian sang vokalis, Richie,  mengejar seorang cewek, namun semakin dkejar, cewek itu justru semakin tak terkejar. Menarik.

Lantas, apakah sudah dapat izin dari pemerintah Singapura untuk syuting klip di sana? Ternyata tidak. Mereka akan melakukannya tanpa diketahui oleh siapa pun. Sebab mereka akan bergaya seperti turis biasa yang sedang berfoto dengan latar belakang lokasi-lokasi tertentu di negeri Merlion itu

“Orang tidak akan tahun kalau kita sedang membuat video klip. Karena kita hanya terlihat seperti turis biasa,”ujar Ricky dan dibenarkan teman-temannya.

Yang menarik, kata Ricky, mereka tertarik pada terowongan Seraya yang menghubungkan Batam Centre dengan Nagoya. Ricky mengaku sangat tertarik membuat video klip di tempat tersebut.

“Kebetulan kami lewat di sana dan melihat terowongan tersebut sangat bagus sebagai lokasi syuting video klip. Mudah- mudahan kami bisa membuat video klip di sana,”ujarnya.

Wah, kalo benar-benar mereka bikin video klip di terowongan itu, tentu akan mendukung program Visit Batam 2010. Mudah-mudahan mereka membuktikannya.(*)

Iklan

146 thoughts on “Five Minutes Incar Terowongan Seraya”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s