Harga Toyota Alphard di Batam Hanya Rp 250 Juta

Toyota Alphard
Toyota Alphard (www.cars-directory.net)

PENCABUTAN PP 63/2003 tentang PPN/PPnBM disambut gembira oleh kalangan importir kendaraan bermotor di Kepri, mengingat selama ini biaya yang dikeluarkan untuk memasukan mobil sangat mahal.

Menurut Ketua DPD Asosiasi Importir Kendaraan Bermotor Indonesia (AIKI) Kepri, Josua Irawan Lau, untuk mendatangkan satu unit mobil,  biaya kepabeanan bisa mencapai setengah dari harga mobil tersebut. Dengan pencabutan PP 63/2003 yang antara lain mengenakan PPN/PPnBM terhadap otomotif,  maka setengah cost memasukan mobil otomatis hilang.

Dia mencontohkan, harga Toyota Alphard yang mencapai Rp 500 juta. Setengah harga ditanggung untuk administrasi biaya pengiriman dan kepabeanan. Dengan pencabutan PP 63/2003 maka harga mobil mewah itu tinggal Rp 250 juta saja.

“Kita sangat menyambut baik pencabutan PP tersebut. Otomatis dengan demikian semua mobil akan lebih murah. Ujung-ujungnya masyarakat juga yang menikmati. Pemasaran otomotif akan semakin bagus,” ujarn Josua usai acara pelantikan dirinya sebagai Ketua AIKI Kepri, di Hotel Novotel, Jumat (9/1) malam.

Ia optimistis, di tengah krisis ekonomi global ini, pasar kendaraan bermotor akan bergairah menyusul pencabutan PP 63/2003. AIKI sendiri berharap pemerintah tetap memikirkan kebijakan insentif pajak agar harga mobil dapat dijangkau masyarakat menengah.

Menurutnya, dengan kebijakan penghapusan biaya kepabeanan tersebut, praktik penyelundupan kendaraan juga bisa ditekan. “Karena yang selama ini ditakuti penyelundup itu pembayaran pajak kan,” katanya.

Dalam menyambut Free Trade Zona (FTZ), AIKI akan  ikut memantau pasar dan memberi masukan, memediasi pengusaha dan pemerintah. Misalnya pembatasan kendaraan masuk jika tidak sesuai dengan struktur dan panjang jalan yang ada, kesepakatan standarisasi kendaraan maupun purnajual kendaraan bermotor.

Di sela-sela acara kemarin, tercetus mobil ramah lingkungan. Agar bisa dijangkau, AIKI berharap pemerintah pemberian insentif bagi kendaraan ramah lingkungan untuk mendukung upaya mengurangi emisi gas karbon. Tommy R Dwi Ananda, Ketua Umum AIKI mengatakan,  pemerintah sebaiknya menerapkan pajak yang jauh lebih ringan dibandingkan dengan kendaraan konvensional.

“Sehingga ke depan kita akan kendaraan ramah lingkungan ini lebih diminati.  Misalnya saja mobil jenis hybrid, Ini yang perlu dipasarkan ke depan,” ujarnya seraya menambahkan peningkatan hubungan dengan produsen kendaraan tersebut, yakni Jepang.

Adapun pajak yang menjadi masukan bagi pemerintah daerah tetap bisa digenjot dari Pajak Kendaraan Bermotor dan STNK, kembali ke NPWP.

Kapolda Kepri Brigjen Indradi Thanos juga menghadiri acara pelantikan pengurus AIKI Kepri. Kapolda  berharap AIKI melakukan pembinaan terhadap semua importir yang tergabung dalam asosiasi ini.

Kata Indradi, dirinya mendapat kabar bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan ke Batam pada 19 Januari, untuk meninjau sebuah proyek. Namun ada dugaan kedatangan Presiden sekaligus untuk meresmikan penerapan FTZ yang telah dicanangkan sejak tahun 2006 silam.(sam)

Iklan

18 thoughts on “Harga Toyota Alphard di Batam Hanya Rp 250 Juta”

  1. boleh gak beli alphard trus d bawa ke jawa? kena ongkos lain? gak?
    kalau gak kena biaya macem2 gue mau donk beli…
    info ke gue ya…
    081575654800

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s