Romadoni Catut Nama Hartono

Marshanda (Wikipedia)
Marshanda (Wikipedia)

BERAKHIR sudah sepak terjang pemilik situs prostitusi online yang beralamat di http://www.hartonosejakdulu.com dan http://www.jakartaescortladies.com. Pemilik situs yang mencatut nama germo legendaris Hartono Setiawan alias Hartono Prapanca, itu sudah ditangkap polisi.

Ternyata Satuan Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya telah membekuk mereka sejak Minggu (15/2) lalu. Mereka adalah sepasang suami istri, Romadoni alias Hartono dan Fitriani alias Ririn.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Kombes Pol Zulkarnain Adinegara membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Pelaku sudah ditangkap. Tapi sedang dilakukan pengembangan,” kata Zulkarnain di Jakarta,  Kamis ( 19/2/2009 ).

Pasangan suami istri itu adalah warga Jl Utan Panjang III No 22 RT 008 RW 006 Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta. Keduanya memajang puluhan artis cantik ibukota di situs mereka untuk ditawarkan kepada para pria hidung belang. Selain nama dan foto artis, mereka juga memasang nomor telepon yang bisa dihubungi.

Berdasar pemeriksaan polisi, awalnya kedua tersangka memasang iklan pijat kebugaran di koran. Tergiur dengan tawaran seorang teman untuk membuat website, mereka rela mengeluarkan biaya Rp 2 juta untuk membangun website prostitusi online tersebut.

Artis-artis cantik yang dipajang di situs tersebut antara lain Marshanda, Julia Perez, Ria Irawan, Julie Estelle, Asmirandah, Ardina Rasti, Ayu, Rahma dan Sarah Azhari, Nabila Syakieb, Intan Nuraini, Laudya Cynthia Bella, Masayu Anastasia, Angel Lelga, Olga Lidya, dan banyak lagi.

Hasilnya, Romadoni dan Ririn berhasil meraup uang puluhan juta rupiah setelah berhasil menipu para pria hidung belang. Seorang pria hidung belang kehilangan Rp 46 juta gara-gara memesan Marshanda (19) melalui website pada 29 Januari 2009. Tersangka berjanji akan mengantarkan Marshanda ke hotel tempat lelaki itu menginap.

Awalnya pria hidung belang itu mentransfer uang Rp 40 juta ke rekening “Marshanda”. Tapi keesokan harinya tersangka meminta tambahan Rp 6 juta. Setelah menerima uang, kedua tersangka mulai membuat berbagai alasan untuk mengelak dari tanggungjawab.

Dijerat UU ITE
Romadoni dan Ririn dijerat menggunakan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan sanksi pidana enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Mereka dikenai UU ITE pasal 27 ayat 1 dan pasal 45 ayat 1.  Pasal 27 ayat 1 disebutkan, “Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan”.

Sementara, pasal 45 ayat (1) berbunyi, “Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam pasal 27 ayat (1), ayat (2), ayat (3), atau ayat (4) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000 (satu miliar rupiah)”.(warkot/dtc)

Iklan

4 thoughts on “Romadoni Catut Nama Hartono”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s