Perang Fergie vs Mourinho di San Siro

Fergie & Mourinho
Fergie & Mourinho

SEBAGAI mantan punggawa Manchester United, David Beckam yang hingga kini masih menjadi fans klub berjuluk The Red Devils itu membocorkan rahasia Inter Milan. Kedua tim akan bentrok dalam pertandingan bertajuk “Super Bigmatch” babak 16 besar Liga Champions di Stadion Guiseppe Meazza, San Siro, Milan, Selasa ( 24/2/2009 ) atau Rabu dinihari waktu Indonesia.

Beckham yang kini membela AC Milan, rival sekota Inter, pernah menghadapi anak-anak asuh Jose Mourinho itu. Dia mengingatkan pasukan Sir Alex Ferguson untuk mewaspadai duet maut Inter, yakni Adriano dan Zlatan Ibrahimovic. Apalagi mereka didukung  80 ribu suporter I Nerazzurri.

Suami Victoria Adams itu mengetahui rahasia tersebut karena pernah merasakan kualitas Adriado dan Ibrahimovic ketika mereka ditaklukan 2-1 di Serie A, pekan lalu. Satu dari dua gol itu dicetak Adriano dan satu lagi disumbangkan Dejan Stankovic. “Mereka punya banyak pemain bagus. Tapi, saya pikir dua striker itu sangat kuat,”kata Beckham seperti dilansir The Times, usai membela Milan saat mengalahkan Cagliari 1-0, Minggu malam.

Bila Rio Ferdinand dkk bisa menjinakkan duet striker Inter itu, maka mereka bisa meraih hasil positif untuk lolos ke babak perempatfinal.  “Mereka cepat dan juga tak pernah takut menahan bola lama-lama. Jika bisa mengontrol mereka, United akan punya peluang besar.  Tapi United juga punya pemain yang bisa memenangkan pertandingan,”ujar pemain pinjaman dari LA Galaxy itu.

Beckham semakin yakin pada kemamuan MU, mengingat pertahanan MU semakin kokoh ditambah penampilan gemilang Edwin van der Sar yang tidak kebobolan selama 1.390 menit atau dalam 14 pertandingan berturut-turut. Rekor clean sheet MU baru berakhir ketika menjamu Blackburn Rovers di Old Trafford Sabtu (21/2), itu pun saat posisi Edwin digantikan Tomasz Kuszczak.

“Sebagai fans Manchester United saya berada di pihaknya, selain sebagai pemain Milan. Saya akan menonton pertandingan itu. Saya akan berbicara dengan beberapa pemain dan manajer United,”ujar Beckham.

Beckham juga mengaku tak sabar ingin segera menyaksikan duel dua tim terbaik di Italia dan Inggris itu di Guiseppe Meazza. Apalagi, Beckham akan kembali ke San Siro untuk memperkuat Milan dalam leg 2 Piala UEFA lawan Werder Bremen, Jumat (27/2) dini hari.

Ibra vs Ronaldo

Selain pertaruhan gengsi antara kedua pelatih, pertandingan malam nanti juga merupakan pengakuan bagi bintang

Zlatan Ibrahimovic & Cristiano Ronaldo
Zlatan Ibrahimovic & Cristiano Ronaldo

kedua tim: Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic. Kendati  The Red Devils lebih diunggulkan dalam laga nanti, namun striker Inter, Ibrahimovic, menyatakan timnya, terutama sang pelatih, lebih superior dalam segala hal dibanding Cristiano Ronaldo dkk.

“Mourinho lebih baik dari Ferguson. Fergie memang berpengalaman dan saya menghormati dia, tapi Mourinho lebih superior dalam banyak hal. Mourinho sungguh menjadi sumber inspirasi saya. Dan saya siap bertarung melawan bek-bek United,”ujar Ibra seperti dilansir Tribalfootball, kemarin.

Tak hanya itu, Ibra juga menilai penampilannya bersama Inter lebih baik dibanding duet United, Wayne Rooney dan Dimitar Berbatov. “Saya selalu ambisius. Mereka berdua memang penyerang sensasional, tapi saya lebih baik dibanding pasangan itu,”sesumbar striker asal Swedia itu.

Ibra juga mewanti-wanti Cristiano Ronaldo cs untuk berhati-hati. Meski United berstatus sebagai juara bertahan, Ibra cukup yakin timnya akan membuat United menderita.

Ibra juga berambisi ingin menjebol gawang Van der Sar yang belum kebobolan dalam 14 pertandingan secara berturut-turut. “Saya akan sangat senang mencetak gol ke gawang Edwin van der Sar dan mengakhiri rekor mengagumkan miliknya. Itu akan menjadi langkah awal mengakhiri semua pembicaraan ini,” ujar Ibra.

“Kenyataan bahwa tidak ada yang mempu mencetak gol melawan dia tentu sangat mengagumkan. Dan jika dapat melakukannya, maka saya akan menjadi headlines di surat kabar. Saya akan ada di halaman depan,” pungkas Ibra.

Mourinho juga menyadari kehebatan Cristiano Ronaldo. Tapi dia juga yakin pada kemampuan Ibrahimovic. “Cristiano Ronaldo adalah pemain top. Mustahil menghentikan pemain seperti itu. Hal yang sama akan dialami Sir Alex jika ingin mengatasi Ibrahimovic,” kata Mourinho.

Bermain gila-gilaan
Bentrok ini menjadi lebih panas karena melibatkan rivalitas dua pelatih; Mourinho dan Ferguson. Mourinho yang pernah melatih Chelsea (Inggris) dan FC Porto (Portugal), memiliki sejarah manis bila menghadapi Ferguson.

Sudah 12 kali Mourinho beradu taktik melawan Fergie dan pertandingan malam ini merupakan episode 13 pertemuan keduanya. Pria Portugal itu sudah memenangi enam partai, sebaliknya Fergie baru sekali menang dan lima partai sisanya berakhir seri.

Ketika membesut FC Porto, pria berjuluk The Special One itu pernah menyingkirkan MU di 16 Besar Liga Champions 2003/2004. Di Liga Inggris musim 2005/2006, dia membawa Chelsea unggul 1-0 dan 3-0 atas United. Demikian pula pada musim 2004/2005, Chelsea dua kali unggul, masing-masing 1-0 dan 3-1 atas United.

“Saya punya sangat banyak kenangan bagus dalam berhadapan dengan MU. Saya mengalahkan mereka saat bersama Porto di 16 Besar, di semifinal Piala Carling bersama Chelsea dan juga di Stamford Bridge, ketika kami memenangi titel kedua. Anda juga bisa menyebutkan kemenangan di Piala FA 2007. Rekor pribadi saya menghadapi mereka membuat saya percaya diri,” ujar Mourinho di The Sun.

Namun kali ini United memiliki pertahanan sangat solid. Terbukti mereka baru kebobolan 11 gol dari 26 pertandingan di Liga Inggris. Untuk mengatasi tembok pertahanan lawan, Murinho menginstruksikan skuadnya untuk bermain gila-gilaan alias tampil tidak seperti biasanya.  Mereka akan berusaha untuk bermain menyerang di sepanjang pertandingan.

Mourinho ingin membawa kejayaan kepada Inter yang terakhir kali menjuarai Liga Champions pada 1965, atau sudah sejak 44 tahun silam. “Saya tidak ingin pemain saya di bawah tekanan. Saya justru ingin bermain menekan,” ujar Mourinho.

Tapi tak mudah bagi Mourinho. Sebab, dua pilarnya di lini pertahanan, Walter Samuel dan Cristian Chivu, tidak bisa tampil karena mengalami cedera. Dia merasa beruntung karena bek tangguh United, Nemanja Vidic, juga tidak bisa tampil karena harus menjalani hukuman karena mendapat kartu merah saat bermain di Piala Dunia Antarklub Desember 2008 lalu.

Jonny Evans juga kemungkinan tak bisa tampil karena cedera saat bersua Blackburn. Demikian pula John O’Shea yang masih dibekap cedera. Sehingga Fergie kemungkinan menurunkan Wes Brown dan Gary Neville untuk menemani Rio Ferdinand. Pertahanan MU tetap saja berisiko karena Brown dan Neville juga tidak fit 100 persen. Sehingga yang paling mungkin diturunkan adalah John O’Shea dan Patrice Evra. (berbagai sumber)

PRAKIRAAN PEMAIN
Inter Milan: 12-Julio Cesar; 13-Maicon, 2-Ivan Cordoba, 26-Cristian Chivu, 39-Davide Santon; 4-Javier Zanetti, 19-Esteban Cambiasso, 20-Sulley Muntari; 5-Dejan Stankovic; 10-Adriano, 8-Zlatan Ibrahimovic

Manchester United: 1-Edwin van der Sar; 21-Rafael, 5-Rio Ferdinand, 22-John O’Shea, 3-Patrice Evra; 7-Cristiano Ronaldo, 16-Michael Carrick, 18-Paul Scholes, 11-Ryan Giggs; 10-Wayne Rooney, 9-Dimitar Berbatov

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s