Dia yang Dipuja dan Dicaci

ABDUL Hadi Djamal sangat populer di kampung halamannya. Pria kelahiran Bantaeng, Sulawesi Selatan, 18 November

Abdul Hadi Djamal (www.abdulhadijamal.blogspot.com)
Abdul Hadi Djamal (www.abdulhadijamal.blogspot.com)

1957, ini adalah anggota Komisi V DPR RI. Dia kembali mencalonkan diri anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk Dapil I Sulsel meliputi Kota Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Selayar.

Abdul memiliki blog yang beralamat di www. abdulhadijamal. blogspot.com. Dalam profilnya, Abdul berjanji ingin meningkatkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya di daerah pemilihannya.

Pujian selangit dari berbagai kalangan, mulai dari warga biasa, wartawan, pegawai negeri, pejabat pemerintahan hingga dan rektor, termuat pada rubrik “apa kata mereka” di blog tersebut, lengkap dengan foto mereka yang berkomentar.

Berikut beberapa komentar positif yang dikutip dari blog tersebut. “Saya kira tdk banyak legislator seperti kak Hadi, pergerakan cepat, progressif & karena itu wajar jika banyak masyarakat yg menaruh harap pd kiprahnya”.”Salam kanda, gimana perkembangan pencalegan nich. Sukseski selalu. (Mul Ketua PP IPM 06-08)”

Pujian juga datang dari Rektor UIN Alauddin Prof Azhar Arsyad.

Prof Azhar Arsyad
Prof Azhar Arsyad

“Pak Hadi itu orangnya civil minded. Selalu memikirkan kepentingan orang banyak. Kalau kita lihat bandara baru, maka yang perlu kita ingat adalah Pak Hadi, karena dia merupakan pencetus pembangunan bandara baru,”tulis Prof Asyad.

“Bang Hadi, Salam hangat. Saya rasa hanya sedikit anggota Dewan yang betul-betul punya kinerja signifikan bagi masyarakat yang diwakilinya. Untuk itu, saya akan mensosialisasikan Bang Hadi pada kolega dan keluarga agar dapat kembali menjadi wakil Rakyat 2009 nanti. Sukses,” tulis Nadewa, warga Makassar.

“Salam kenal. Kami tunggu kiprah bapak dalam memperjuangkan nasib kaum kecil seperti kami,”tulis Dayat, wartawan sebuah televisi swasta nasional di Makassar. “Assalamulekum pak, teruskan perjuangan rakyat!” Ambun, warga Makassar.  “Semoga sukses menuju senayan, bapak salah satu contoh wakil rakyat yang sebenarnya,” Ulvie, seorang penyiar radio swasta.

“Maju tyus pantang mundur,,,,chayoooooo,”Adhie, fotografer sebuah harian lokal di Makassar. “Selamat pak hadi, selamat berjuang dan jangan lupakan BMG,” ujar Budiyono, Pegawai BMG

“Asslm Pak Hadi,,,, Semoga Bapak bs terpilih lg menjadi wakil rakyat yang memperjuangkan segala aspirasi masyarakat!!!! Cayo!!!!!!! Ada usul Pak,,, Gmn klo buat aja Hadi Community,, hehehehe,,,,dari Selayar.”

“Semoga kehadiran sosk Abdul Hadi Jamal kembali membawa perubahan di ranah politika sulawesi selatan..Sukses selalu.” Caesarleo Makassar.

Wakil Bupati Selayar, Nur Syamsina Aroepala, juga berkomentar positif. “Kalau Kita (Warga Selayar) Tidak Pilih Pak Hadi Jamal Maka Warga Selayar Akan Menderita.”

“Kita ketahui bersama, peran Pak Hadi Jamal terhadap kemajuan Selayar cukup besar. Oleh karena itu, kami masih menaruh harapan agar Pak Hadi Jamal bisa tetap membantu percepatan pembangunan Selayar ke depan,” kata Bupati Selayar Syahrir Wah.

Tapi ada satu komentar yang sedikit rasional, kendati tetap bernada pujian. “Maaf, saya tidak kenal bapak. Tapi sepertinya bapak bukan penjahat meskipun belum bisa dipastikan bahwa bapak orang baik. What ever, you are on the right track. Setidaknya bapak sudah melakukan sesuatu. Maaf, mungkin sejarah panjang lembaga legislatif telah membuat saya pesimis bahkan mungkin tidak percaya. Meski saya sadar sikap seperti ini tidak akan merubah sesuatu menjadi lebih baik.

Mungkin tanpa disengaja bapak masuk di Account saya, untuk memperkenalkan diri mungkin atau apapun itu…. Saya Aswan rauf, saat ini sedang menuntut ilmu di UI (magister) secara tidak sengaja tertarik untuk mengenal bapak lebih jauh,,mungkin ini pertanda baik bahwa akan ada perubahan..semoga. Terima kasih, Best regard, Aswan Rauf.

Langsung dicaci

Puja-puji terhadap Hadi berbalik menjadi hujatan dan caci maki setelah tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menerima suap senilai lebih dari Rp 1 miliar di Jakarta

Komentar-komentar pedas membanjiri blog itu. “Alah Jamal, Kau korup ternyata yah. Enyahlah kau dari bumi Sulsel. Omong kosong aja kau! Korup, udah botak korup pula,” komentar seorang pengunjung bernama Kapeka.

“Aduhh, mulai ketahuan ya aslinya. Ayo dong Pak, bilang saja, temannya siapa saja,” tulis seseorang dengan nama Thahershofa.

Mungkin lantaran banyaknya hujatan dan caci maki, blog Abdul Hadi mendadak tidak bisa diakses lagi.  Ketika dibuka, pada halaman pertama tertulis pesan, “Blog ini terbuka hanya untuk pembaca yang diundang saja.”

Selasa (3/3/2009) malam, KPK menahan ketiga tersangka kasus suap, yakni  Abdul Hadi Djamal, Darmawati Dareho, dan Hontjo Kurniawan di dua tempat terpisah.

Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi, Abdul dan Hontjo akan ditahan di Rutan Cipinang, sedangkan Darmawati di Rutan Pondok Bambu.

Mereka dikenakan pasal 5 dan 11 untuk pihak yang memberi dan pasal 12 untuk yang menerima UU No 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Mereka ditangkap tangan, 2 Maret 2009 malam bersama barang bukti uang tunai 90 ribu dolar AS dan Rp 54,5 juta.(*)

Iklan

One thought on “Dia yang Dipuja dan Dicaci”

  1. rakyat kecewa…tokoh yang dikira bisa mewakili kepentingan hajat hidup orang banyak…ternyata musuh KPK juga.
    Habis deh reputasinya, semua teman cepat atau lambat akan menjauhinya…
    sebuah pelajaran hidup yang sangat berharga bagi kita

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s