Mengenal Virus Flu Babi H1N1

JENIS VIRUS:
H1N1, H1N2, H3N2, dan H3N1. Terbanyak H1N1.

GEJALA PADA BABI
* Peningkatan suhu tubuh, depresi, batuk, keluar cairan dari hidung atau mata, bersin, susah bernafas, mata merah, tak mau makan.

GEJALA PADA MANUSIA
* Demam, lesu, kurang semangat, batuk, hidung meler, radang tenggorokan, mual, muntah, diare.
* Tahap lanjut, terjadi sesak nafas. Kematian terjadi akibat kegagalan pernafasan.

PENULARAN

Manusia terinfeksi virus H1N1 dari babi melalui kontak langsung atau via benda-benda yang terkontaminasi. Flu babi menular dari manusia ke manusia, lalu bercampur dengan virus flu manusia lewat udara (bersin, batuk).

Peternakan babiPENCEGAHAN
* Tutup hidung dan mulut dengan tisu saat batuk/bersin. Buang tisue ke tempat sampah.
* Cuci tangan dengan sabun dan air, terutama setelah batuk atau bersin. Bisa juga gunakan tisu alkohol.
* Hindari kontak dengan penderita flu.
* Jika sakit, hendaknya tetap berada di rumah.
* Jangan sentuh mata, hidung, atau mulut. Virus menular lewat bagian tubuh tersebut.
* Jangan memakan daging babi yang telah terinfeksi flu H1N1. Masaklah daging babi pada suhu minimal 70 derajat Celcius agar semua virus dan bakteri mati.

VAKSINASI
Sama dengan flu burung (H5N1). Gunakan antivirus oseltamivir (Tamiflu), zanamivir, mantadine, dan rimantadine. Vaksin tersebut hanya efektif jika diberikan pada tahap dini saat infeksi sel paru-paru belum terlalu parah.

Sumber: US Center for Disease Control and Prevention/CDC)

Menyebar Sangat Cepat

13 April 2009
* Kematian pertama akibat flu babi (swine flu) H1N1 di negara bagian Oaxaca, Meksiko.

18 April
* US Center for Disease Control and Prevention (CDCP) menerima 14 sampel dahak penderita. Dahak mengandung varian virus baru, kombinasi H1N1, H5N1, dan virus influenza yang bermutasi.

24 April 2009
Muncul kasus flu aneh di Kansas dan California. Diduga sudah menyebar ke New York City.

25 April 2009
* 22 Pelajar dan pengajar Rangototo College di Auckland, Selandia Baru positif terinfeksi. Mereka 3 pekan di Meksiko dan balik ke Auckland via Los Angeles, AS.
* 9 Kasus di Texas dan California selatan. Delapan kasus dugaan flu babi terbaru muncul di kalangan pelajar sebuah sekolah di New York City.
* Presiden AS Barack Obama memerintahkan Dewan Keamanan Dalam Negeri, Deplu, dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDCP) memantau.
* WHO mengaktifkan shoc room, pusat operasi kesehatan strategis untuk menghadapi wabah flu babi. Nyatakan virus flu babi bisa menjadi pandemi seperti flu burung.
* Menkes RI Situ Fadillah Supari menyatakan Depkes antisipasi dan tangani seperti menghadapi flu burung (H5N1)

Hingga 26 April 2009
* 81 Orang di Meksiko meninggal karena flu. Dipastikan 21 di antaranya flu babi.
* Sudah 1.324 orang terjangkit flu babi.
* Pemerintah Meksiko isolasi para korban yang terjangkit flu babi
* Tentara dan petugas medis berpatroli mencari orang yg terjangkit untuk diisolasi

1918-1919:
Pernah muncul flu aneh dari Spanyol yang menewaskan 40 juta orang berusia 20-40 tahun di seluruh dunia.(*)

Iklan

21 thoughts on “Mengenal Virus Flu Babi H1N1”

  1. aduh……….
    makin heboh aja nech……
    maza penyakit aja banyak macam”_a yang gak masuk akal gy…………

    tapi,zemua arang yang nasih ingin hidup!
    jga” kesehatan ja yachhhhhhhh!
    Qey

    Suka

  2. Hindari menyakit flu babi
    karna penyakit itu mematikan ,,,,,,,,,,,

    heheheheheh……………

    makana jangan plihara babi the hoozzzZZ
    mandiin thu babi 5X se’hari…
    yar penyakitna musna ,,,,,,,,,,,,,,

    hayahhhhh

    HOHOHOHOHO
    HEHEHEHEHEHE

    CiAPCUZzz………….

    Suka

  3. Saya pernah bekerja di peternakan babi,
    yang menjadi pertanyaan mengapa orang yang melakukan kontak langsung pada ternak babi jarang ditemukan yang mengalami penyakit tersebut????

    Suka

  4. flu babi. . . . . .

    qt harus waspada dgn adanya flu ini karena bisa mematikan walaupun kecil kemungkinannya?tapi harus hati2 dengan segala penyakit? ok. . . . . . . .?????

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s