Yoyo dan Gasing Sudah Berdamai

Yoyo dan Gasing
Yoyo dan Gasing

AWAL 2009 lalu, negeri kita dimeriahkan oleh pertengkaran dua jenis permainan anak-anak dan sebuah tarian persahabatan. Dua jenis mainan yang tak akur itu adalah Yoyo dan Gasing. Goyang poco-poco ikut mewarnai perselisihan itu.

“Saya sangat berharap pemerintah jangan jadikan rakyat seperti permainan anak anak yoyo. Naik-turun, naik-turun, lempar ke sana ke mari. Kelihatannya indah, tetapi membuat hidup rakyat tak menentu,”ujar Gasing.

Tentu saja Yoyo tak terima. “Lebih baik jadi yoyo yang naik-turun, daripada gasing. Karena nggak maju-maju, tetap di situ-situ saja. Bahkan cenderung melubangi tempat gasing itu sendiri hingga rusak,”balas Yoyo.

Sebelum Yoyo dan Gasing terlibat pertengkaran, tarian poco-poco sudah muncul duluan. “Pemerintah seperti poco-poco. Maju-mundur tidak jelas. Maju selangkah mundur dua langkah,”ujar Gasing jauh hari sebelumnya.

Yoyo pernah membalas di waktu yang berbeda. “Mari berkaca dulu, jangan mencaci maki dulu. Apa yang telah kita lakukan, apa yang saat ini kita lakukan dan apa yang akan kita lakukan ke depan,” sindir Yoyo.

Lantas, siapa yang terbaik: Yoyo atau Gasing? Tidak ada. Keduanya memutuskan untuk berdamai saja. Mereka sudah berkoalisi, kendati tampaknya belum sempurna. Masih ada “hambatan-hambatan” kecil yang merintangi perdamaian itu.(*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s