Negosiasi PDIP-Gerindra Rp 1 Triliun?

JK-WIN
JK-WIN

TAK lama setelah pasangan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono (SBY Berbudi) mendeklarasikan diri sebagai capres-cawapres, pasangan lainnya, Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto (Mega-Pro) juga mendeklarasikan diri, Jumat (15/5) malam.

Deklarasi SBY Berbudi berlangsung meriah di Gedung Sasana Budaya Ganesha, Bandung, Jawa Barat. Sedangkan deklarasi Mega-Pro berlangsung dalam suasana jauh lebih sederhana di kediaman Megawati, Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat.

Bila pasangan SBY Berbudi menuai protes PKS serta penolakan sejumlah kalangan yang menolak figur Boediono karena dinilai menganut paham ekonomi neolibereal, pasangan Mega-Pro justru alot lantaran kedua kubu sama-sama ngotot menjadi capres.

Negosiasi kedua kubu menemui titik temu setelah Megawati dan Prabowo bertemu di Istana Batu Tulis, Bogor, hingga pukul 21.15 WIB. Mereka kemudian menuju kediaman Megawati di Jl Teuku Umur, Jakarta Pusat untuk mendeklarasikan pencapresan.

Muncul isu bahwa dalam negosiasi kedua kubu, ada tawaran “mas kawin” senilai Rp 1 triliun dari Hasyim

SBY Berbudi
SBY Berbudi

Djojohadikusumo, adik Prabowo, bagi kubu Megawati agar Prabowo lah yang menjadi capres. Namun isu ini langsung dibantah oleh kubu Gerindra. “Terkait dengan itu tak benar, tidak ada hal seperti itu,” bantah Ketua Umum Gerindra, Suhardi.

Menurut Suhardi, alotnya negosiasi semata-mata karena Prabowo ngotot menjadi capres. Belakangan dia setuju jadi cawapres dengan syarat mendapatkan keleluasaan mengurus perekonomian, sebagaimana peran yang dijalankan Jusuf Kalla ketika menjadi Wakil Presiden mendampingi SBY.

Posisi menteri menteri-menteri bidang perekonomian juga harus diduduki kader Gerindra. Bila tawaran itu tidak juga diterima kubu PDI-P, Prabowo akan menggalang 21 parpol tak lolos parliamentary treshold untuk maju capres. Jika upaya itu juga gagal, Prabowo pilih mundur dari pentas.

Kini, tiga pasangan capres-cawapres sudah resmi. Pasangan Jusuf Kalla- Wiranto (JK-WIN) paling pertama mendeklarasikan pencapresan mereka, yakni pada 10 Mei 2009 di Tugu

Mega_pro
Mega_pro

Proklamasi, Jakarta. Kemudian deklarasi SBY-Boediono di Bandung dan Megawati-Prabowo di Jakarta pada Jumat (15/5) malam.

Dari tiga pasangan capres-cawapres tersebut, kira-kira Anda pilih yang mana? (*)

Iklan

4 thoughts on “Negosiasi PDIP-Gerindra Rp 1 Triliun?”

  1. SETELAH PELANTIKAN NANTI PRESIDEN SBY-BERBUDI TOLONG PERHATIKAN GOLONGAN BAWAH DAN SEMUA ELEMEN MASYARAKAT TIDAK ADA DISKRIMINATIF DAN TOLONG KEPADA ELEMEN BANGSA PERHATIKAN HARGA SEMBAKO DAN BBM

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s