Kalau Begitu Handphone Haram Dong

BELAKANGAN ini muncul satu berita heboh, menyaingi hiruk pikuk berita politik yang lagi panas-panasnya akibat saling lempar kata-kata, sindir-menyindir antara  para capres-cawapres dan tim sukses masing-masing. Sejumlah imam memberi label haram untuk situs jejaring sosial Facebook!

Tentu saja kabar itu sangat mengejutkan. Apalagi pengguna situs jejaring  populer itu di  Indonesia, konon mencapai 1,6 juta akun.  Dan saya yakin jumlahnya sudah lebih dari itu, mengingat pengguna Facebook di Indonesia terus bertambah setiap hari, bahkan mungkin setiap menit.  Artinya, betapa banyaknya orang di Indonesia telah terperosok ke lembah dosa gara-gara menggandrungi Facebook.

Kalau begitu, menurut saya, handphone juga bisa dong diharamkan. Kan banyak tuh orang gunakan handphone untuk berselingkuh, sms-an jorok, bahkan video mesum belakangan ini kebanyakan direkam menggunakan handphone.  Mengapa nggak diharamkan sekalian aja?

Alasan pengharaman lantaran Facebook dinilai berpotensi memicu meluasnya perilaku seks bebas, seperti pacaran dan mencari jodoh. Belakangan  dijelaskan bahwa Facebook itu ibarat pisau bermata dua. Bisa untuk kebaikan, yakni membantu ibu-ibu memotong sayur dan daging untuk memasak. Tapi juga bisa digunakan untuk membunuh orang atau menghilangkan nyawa orang lain.

Menurut saya, itu analogi yang tidak pas dan mengada-ada. Karena apa pun bisa menjadi pisau bermata dua, termasuk pisau itu sendiri. Batu juga bisa digunakan untuk hal-hal baik dan buruk. Bisa digunakan untuk tembok kala membangun rumah, campuran beton, dll. Tapi bisa juga dipakai membunuh orang, misalnya dihantam ke kepala orang, mati. Air dipanasin, terus disiram ke orang, bisa melepuh atau bahkan mati. Kayu, pasir, semen, dan semuanya, bisa berfungsi ganda untuk kebaikan dan kejahatan.

Maka sudah menjadi tugas para ulama untuk menyadarkan umatnya untuk tidak menggunakan sarana ini-itu untuk hal-hal negatif.  Saya kira itu sudah cukup, tanpa perlu mengharamkan segala macam. Kalau umat beragama (agama manapun) memanfaatkannya untuk  hal-hal yang negatif, berarti menggambarkan kegagalan pemuka agama. Kalau sudah disadarkan juga tapi nggak mempan, ya apa boleh buat… dia memang tidak bisa diajak tobat. Tinggalin aja… biar dia menghadap Tuhannya dengan kondisi itu. Intinya, pemuka agama sudah berusaha sekuat tenaga. (*)

Iklan

3 thoughts on “Kalau Begitu Handphone Haram Dong”

  1. hehe, maav nii ga bisa ngmng banyak…
    tapi, saya ngerti sedikit alasan ulama itu memfatwakan facebook haram..

    mudah2an, alasan saya sama ya…

    mungkin, itu dikarenakan iklan2 yang ada di facebook yang tidak islami sma sekali, dan bersifat tidak bermanfaat. Bahkan, saya sendiri menemukan iklan pornografo yang berbahaya jika ada yang membacanya…

    Karena, aturan di facebook untuk melarang pornografi rasanya belum terlalu cepat menanggapi/mengatasi para pengguna facebook yang asal2an… kebanyakan, memasukan dokumen pornografi dan hal2 yang tidak penting….

    Mungkin, itu beberapa alasannya..
    wallahu’alam…

    tapi, untuk mengatasi iklan, bisa dihilangin kok iklannya..:), bisa cari deh di google…hehe

    Suka

  2. bner beudz. .
    klo it alasan d hrmkanx fb, brarti smw yg brbau tknlogi d cap haram dnk. . kpn majux? yg pntg kt bs jaga hati aja, jaga nfsu, kuatin imand, truz slalu brpositif ria. .

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s