Alumni SD Indonesia Jadi Presiden AS

* Celetukan Segar Jusuf Kalla

BUKAN Jusuf Kalla namanya kalau tidak melontarkan joke-joke segar yang mengundang tawa. Seperti ketika bertemu bos Kompas-Gramedia, Jakob Oetama, di mabes Kompas, Jl Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (25/6) siang.

JK melontarkan joke, saat santap siang bersama Pak Jakob dan jajaran petinggi Kompas, yakni Redaktur Senior Agus Parengkuan, Pemimpin Redaksi Rikard Bagun, Wakil Pemimpin Redaksi Taufik Miharja, Redaktur Pelaksana Budiman Tanuredjo, dan Wakil Redaktur Pelaksana Andi Suruji.  Sambil menyantap hidangan, JK memuji kualitas pendidikan Indonesia.

“Jangan pandang enteng pendidikan di Indonesia. Alumni SD di Jakarta saja bisa jadi Presiden Amerika. Alumni SD di Amerika enggak bisa jadi presiden di sini,” ujarnya disambut derai tawa peserta makan siang.

Tentu saja yang dia maksudkan adalah Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama yang pernah menghabiskan masa sekolah dasarnya di sebuah SD negeri di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Tak hanya itu, JK juga berhasil mengocok perut awak Kompas saat meramalkan nasibnya sendiri terkait Pilpres 8 Juli 2009 mendatang. JK menerawang nasibnya menggunakan nomor polisi mobilnya.

“Waktu pertama jadi menteri perdagangan, pelat nomor saya B 21, lalu jadi Menkokesra B 12, setelah jadi wapres B 2 (RI 2), tinggal B 1 (RI 1) saja yang belum,” kata JK disambut tepuk tangan meriah semua orang yang hadir di lantai 6 Gedung Kompas Gramedia. “Jadi hidup saya begitu, tinggal dibolak-balik saja,” sambungnya sambil terus tersenyum lebar.

Tak berhenti sampai di situ. Keyakinannya untuk meraih kursi RI 1 pun dapat dilihat dari lokasi kantornya selama menduduki jabatan di pemerintahan. Menurutnya, saat pertama kali menjadi menteri, ia memegang jabatan sebagai menteri perdagangan yang berkantor di Jalan Medan Merdeka Timur, depan Stasiun Gambir.

Lalu, pada kesempatan selanjutnya, ia mendapat kepercayaan menjadi menteri koordinator kesejahteraan rakyat yang kantornya berdiri di Jalan Medan Merdeka Barat. Saat ini, ketika menjalani tugas sebagai wakil presiden, Kalla berkantor di Jalan Medan Merdeka Selatan. “Jadi setelah ini, tinggal Medan Merdeka Utara yang belum,” ujarnya sambil kembali tertawa.

Di Jalan Medan Merdeka Utara, berdiri Istana Merdeka yang kini menjadi kediaman dinas Presiden RI, yang kini sedang dikejar oleh JK. “Jadi semua sudah terlihat,” katanya sambil terus bercanda.(sumber:kompas.com)

Iklan

3 thoughts on “Alumni SD Indonesia Jadi Presiden AS”

  1. kapan koo… katong sama kayak JK oooo…. di lasiana hanya pernah ada KJ … kepala desa samapai lurah saaa… hahaaa…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s