Masa Bulan Madu Sudah Berakhir

INDAHNYA hidup saat pesta demokrasi berlangsung. Kerinduan rakyat untuk bisa dekat dan selalu disapa pemimpinnya, terobati setelah dua kali kampanye untuk dua jenis pemilu. Pemilihan legislatif dan pemilihan presiden.

Ibarat masa bulan madu. Rakyat mendapat begitu banyak perhatian dari ribuan calon anggota legislatif saat kampanye legislatif. Rakyat juga begitu dekat dengan enam calon presiden dan calon wakil presiden bersama para tim suksesnya di masa kampanye.

Dalam dua masa kampanye itu, rakyat mendapat begitu banyak kemewahan.  Para pedagang di pasar becek, para pedagang di lapak-lapak pasar tradisional, para petani di tengah kebun dan sawah, hingga para pemulung yang sedang mengais sampah di tengah gunung sampah, bisa bersua, bercakap-cakap, bahkan berpelukan hangat dengan orang-orang besar.

Tapi itu semua sudah berakhir. Akankah kemewahan itu masih bisa mereka nikmati setelah ini? Akh…. kita tentu belum lupa pada kebiasaan mereka selama ini. Sudahlah…. ayo bangun! Itu, ayam jago sudah berkokok pertanda sang mentari telah terbit. Sekarang saatnya bagi kita semua kembali ke kehidupan nyata. Anggap saja yang kemarin itu cuma mimpi.  Dan mimpi seperti itu baru akan kembali empat setengah tahun lagi.

Oh iya, itu utang untuk bantuan langsung tunai (BLT) sudah dilunasin blom? Nggak apa-apa, nanti rakyat yang lunasi kok. Satu lagi, pendidikan gratis sudah sampe di mana? Sudah benar-benar gratis blom? (*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s