12 Pria Perkosa Remaja 14 Tahun

Ilustrasi (Beritabali.com)

USAI menenggak minuman keras, belasan pria bejat memperkosa seorang remaja perempuan yang baru berusia 14 tahun. Satu di antara 12 pelaku adalah pacar  korban sendiri. Semua tersangka kini masih buron.

Pemerkosaan tersebut terjadi pada Sabtu (12/12/2009) dinihari, sekitar pukul 01.00 Wita di kawasan Pelabuhan Mercusuar, Manado, Sulawesi Utara. Awalnya remaja asal Tomohon itu diajak oleh pacarnya, seorang pemudia berinisial RY, ke lokasi kejadian.

Di lokasi tersebut, pemuda itu memaksa korban menenggak minuman keras jenis Cap Tikus dicampur Frutamin dan obat perangsang. Setelah korban mabuk berat, RY pun memperkosanya. Selanjutnya dia menyerahkan korban kepada 11 temannya yang kemudian memperkosa korban secara bergiliran. Belasan pria itu berinisial AN, EV, IS, HE, AG, NI, KA, AL, RI, RE, dan AM.

Usai melampiaskan nafsu bejatnya, para pemuda itu meninggalkan korban tergeletak di lokasi. Setelah sadar, korban langsung melaporkan perbuatan mereka ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Wenang.
Kendati masih remaja, korban diketahui sudah putus sekolah. Selama ini dia tinggal bersama neneknya di Pasar Bersehati Manado.

Kapolsek Wenang, AKP Anthony Weno, mewakili Kapoltabes Manado Kombes Aridan Roeroe, membenarkan telah menerima laporan pemerkosaan itu. Kini polisi masih mengejar para pelaku. Menurut Weno, para pelaku akan dijerat menggunakan Pasal  82, UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

“Pelaku melakukan tipu muslihat untuk melancarkan aksi bejatnya. Itu sudah sesuai (melanggar) pasal 82 UU Perlindungan Anak,” jelasnya.

Siap dampingi
Komisi Daerah Perlindungan Anak (Komda PA) Sulawesi Utara, siap mendampingi korban pemerkosaan oleh belasan pemuda. “Kejadian ini memang sangat disesalkan bisa sampai terjadi, apalagi dilakukan oleh orang terdekat,” kata Ketua Komda PA, Aryanti Baramuli Putri.

Dia menyarankan agar selain melapor polisi, korban juga segera ke rumah sakit untuk melakukan visum. “Saya yakin pihak kepolisian segera menuntaskan masalah ini dengan cepat,” katanya.

Sebagai langkah awal, menurut Aryanti, Komda PA akan mendatangi korban dan melihat keadaan psikologisnya. Sebab, berdasar pengalaman menangani korban pemerkosaan, mereka kerap mengalami trauma. “Apalagi korban masih tergolong dibawah umur. Biasanya, trauma yang ditimbulkan bisa memberikan dampak tidak baik terhadapa perkembangan korban,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Jull Takaliuwan, Ketua Harian Komda PA Sulut. Kata dia, pendampingan yang akan dilakukan oleh Komda PA, antara lain rehabilitasi perkembangan psikologis korban. “Karena korban sudah melapor ke polisi, kita akan memastikan apakah korban sudah divisum atau belum. Kalau belum, kita akan membawa korban untuk divisum,”ujarnya.

Takaliuwan menambahkan, perlu dilihat juga para pelaku pemerkosaan tersebut, apakah masih di bawah umur atau tidak. Sebab, menurut Takaliuwang, jika para pelaku tergolong di bawah umur, mereka juga berhak untuk mendapatkan pendampingan dari Lembaga Bantuan Hukum Anak. “Yang pasti kita tetap akan mendampingi dan mengawal kasus ini hingga tuntas,” tandasnya.

Lepas kontrol
Rodrigo Elias, Kriminolog Universitas Sam Ratulangi, sangat menyesalkan tindakan pemerkosaan terhadap remaja oleh belasan pria sekaligus. Apalagi perbuatan bejat itu dilakukan setelah mereka menenggak minuman keras jenis Cap Tikus.

“Kalau sudah minum Cap Tikus ini, sudah out of control (lepas kendali). Seseorang yang meminum Cap Tikus akan mendapatkan keberanian ekstra, kekuatan ekstra, dan pastinya tidak bisa mengendalikan emosi. Orang yang sudah mabuk, jika ia melihat ada kesempatan atau peluang, maka akan secara refleks akan timbul niat untuk melakukan sesuatu,”jelasnya.

Apalagi, lanjut Rodrigo, jika dalam kondisi beramai-ramai, orang yang sudah mabuk akan lebih berani dan tanpa berpikir panjang. “Karena mereka sudah dipengaruhi oleh minuman keras. Akan lebih bahaya lagi jika sudah dicampur dengan bermacam-macam bahan, seperti obat perangsang atau minuman lainnya. Reaksi yang ditimbulkan akan lebih parah dan lebih cepat,”ujarnya.

Dia mengimbau semua kalangan untuk sebisa mungkin menghindari minum minuman keras. Juga meminta pihak terkait untuk mengontrol peredaran minuman beralkohol itu.(sumber:tribun manado)

Iklan

3 thoughts on “12 Pria Perkosa Remaja 14 Tahun”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s