Video El Clasico: Wasit Rugikan Real Madrid

Lagi-lagi wasit yang memimpin laga el clasico antara Barcelona kontra Real Madrid membuat keputusan kontroversial. Setelah dalam empat pertandingan sebelumnya, para wasit memaksa El Real bermain dengan sepuluh pemain, dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions di Camp Nou,  Rabu (04/05/2011), tim ibukota Spanyol itu kembali dirugikan oleh kepemimpinan wasit yang kurang jeli.

Wasit Anulir Gol Higuain pada leg kedua di Camp Nou

http://youtu.be/wynetbLznwU

Drama Dani Alves pada leg pertama di Bernabeu

Wasit Frank De Bleeckere tidak mensahkan gol Gonzalo Higuain pada menit ke-47.  Sang pengadil menilai, setelah mengumpan bola kepada Higuain, Cristiano Ronaldo melakukan pelanggaran dengan menjatuhkan gelandang Barcelona, Javier Mascherano.  Mungkin wasit tak sengaja membuat keputusan yang merugikan salah satu pihak. Namun yang pasti, saat kejadian itu, posisi sang pengadil cukup berdekatan dengan para pemain tersebut.

Dalam tayangan ulang terlihat jelas Ronaldo yang tengah menguasai bola, justru terjatuh akibat dilanggar oleh pemain Barcelona lainnya, Gerard Pique. Dia sempat melepas umpan kepada Higuain, lalu terjatuh mengenai kaki Mascerano.  Eks pemain Liverpool (Inggris) itupun berteriak-teriak layaknya orang yang sangat kesakitan. Sikap Mascerano pun membuat Ronaldo kesal dan melontarkan kritik pedas.

“Gerard Pique lebih dulu menyentuh saya baru saya terjatuh ke Javier Mascherano. Dia (Mascherano) tidak pernah melakukan hal ini di Liverpool, dia belajar curang di Barcelona,” kata Ronaldo usai pertandingan, seperti dilansir Goal.com.

Dalam laga itu, Barcelona memang unggul penguasaan bola, tapi seandainya wasit mensahkan gol Higuain,  hasil akhir pertandingan bisa saja berbeda.  Faktanya,  tujuh menit setelah gol Higuain, Barca mampu mengungguli rival abadinya itu melalui gol Pedro Rodriguez usai menerima umpan terobosan Andres Iniesta.   Madrid mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-64 lewat gol Marcelo, memanfaatkan bola rebound tendangan Angel Di Maria. Sayang, setelah itu, Barcelona tampil lebih bertahan dengan menarik penyerang David Villa dan memasukan gelandang Seydou Keita.

Akhirnya Bercelona lolos ke babak final karena unggul agregat 3-1, mengingat pada leg pertama di Santiago Bernabeu, 28 April 2011,  Iker Casilas dkk takluk 0-2. Dua gol Barcelona ketika itu diborong Lionel Messi, si pemain ajaib asal Argentina. Barcelona kini menanti lawan di final, apakah Manchester United atau Schalke 04, yang baru bertanding dinihari nanti.

Gagalnya Madrid melaju ke final juga disesali Iker Casilas.  Penyesalan kiper sekaligus kapten El Real itu lantaran merasa timnya selalu dirugikan oleh kepemimpinan wasit.  “Gol Higuain tidak ada lagi. Seperti biasa, ini merupakan keputusan lain yang merugikan kami. Kami tidak bisa berbuat apa-apa sekarang, namun kami bisa membanggakan tim kami,” kata Casillas usai pertandingan.

Kendati memberi ucapan selamat kepada Barca, asisten pelatih Real Madrid Aitor Karanka  yang malam itu menggantikan tugas Jose Mourinho di pinggir lapangan,  tetap menilai para pemain Barcelona tampil kurang sportif.  “Setelah apa yang diucapkan pada beberapa hari belakangan ini, saya tak punya apa pun untuk ditambahkan,” sentil Karanka  kepada Reuters usai pertandingan.(*)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s