Arsip Tag: NTT

Pria Kristen Jadi Ketua Panitia MTQ di Alor


Amran Olang (teropongalor.com)
Amran Olang (teropongalor.com)

BARU-BARU ini, persisnya 19 April 2016, Presiden Jokowi berbincang hangat dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron, di Kantor PM Inggris, London. Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi mengatakan, “Sebagai negara muslim terbesar di dunia, Indonesia mempunyai peran untuk menunjukan kepada dunia bahwa dalam Islam, demokrasi dan toleransi dapat beriringan.” (Tempo.co)

Jokowi benar. Dan dia menyebut Islam, karena mayoritas penduduk Indonesia adalah penganut Islam dan wajah Islam Indonesia yang sebenarnya adalah Islam yang toleran. Wajah asli Islam Indonesia dengan mudah bisa kita temui di Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hosting Unlimited Indonesia

Lanjutkan membaca Pria Kristen Jadi Ketua Panitia MTQ di Alor

Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi: Hentikan Rencana Pembangunan Jembatan Palmerah


Maket Jembatan Palmerah (MediaNTT.com)
Maket Jembatan Palmerah (MediaNTT.com)

Seorang warga Nusa Tenggara Timur (NTT), DR Jonatan Lassa, menulis surat terbuka ditujukan kepada Presiden Jokowi agar menghentikan rencana pembangunan Jembatan Palmerah di Flores Timur. Nilai proyek jembatan ini mencapai Rp 5,1 triliun, dianggap tidak pas untuk saat ini, dimana masih 50 persen anak-anak/Balita di NTT mengalami gizi buruk.

Penulis surat berpandangan, tidak sepantasnya pemerintah NTT menghabiskan dana hingga Rp 5,1 triliun pada satu titik, sementara ada hal yang lebih mendesak, seperti buruknya tingkat kesehatan masyarakat.

Berikut isi surat yang ditulis Jonatan di note facebooknya dan telah di-share lebih dari 50 kali.

Yang Mulia, bapak Presiden Joko Widodo,

Lanjutkan membaca Surat Terbuka untuk Presiden Jokowi: Hentikan Rencana Pembangunan Jembatan Palmerah

Kondisi Listrik di Kupang Sangat Mendukung Investasi


Pembangkit Listrik (ilustrasi : energitoday.com)
Pembangkit Listrik (ilustrasi : energitoday.com)

PASOKAN listrik yang sangat memadai, kinerja memuaskan, dan sistem pelayanan mumpuni dari PT PLN Area Kupang, NTT, merupakan daya tarik utama bagi para investor nasional maupun asing untuk menanamkan modalnya di ibukota Provinsi NTT tersebut.

Sudah sejak tahun 2006 hingga saat ini (Desember 2015) atau sudah sembilan tahun kinerja dan layanan PLN Kupang sangat memuaskan pelanggan di daerah tersebut. Jika PLN mampu mempertahankan performanya seperti saat ini, Kota Kupang akan maju pesat dalam sepuluh tahun ke depan.

Saat ini pasokan listrik di Kupang sebesar 80 MW. Pasokan listrik sebesar itu hanya dari Lanjutkan membaca Kondisi Listrik di Kupang Sangat Mendukung Investasi

Kupang, Kota Dua Warna


Sunset di Pantai Lasiana, Kota Kupang, NTT (eddy mesakh)
Sunset di Pantai Lasiana, Kota Kupang, NTT (eddy mesakh)

BETA orang Kupang. Lahir, tamba besar, sakola dari SD sampe kuliah di sini. Kota Kupang tu ibukota Provinsi NTT, Nusa Tenggara Timur – bukan Nanti Tuhan Tolong apalai Nasib Tidak Tentu.

Posisi Kota Kupang ada persis di muka Teluk Kupang, sabla baratlaut Pulau Timor. Dia pung luas kira-kira 180,27 km2. Ini kota paleng besar, paleng rame, paleng bagaya di NTT. Kalo sonde salah, populasi sekarang kira-kira 450 ribu sampe 500 ribu jiwa. Ada banyak suku yang hidup di Kota Kupang, mulai dari Rote, Timor, Sabu, Flores, Alor, Kiser, Bugis, Tionghoa, Jawa, Bali, sampe orang keturunan Arab ju ada.

Dari sejarah yang beta pernah baca, kalo sonde salah awalnya Kupang pake nama “Nai Kopan”. Itu nama raja di sana tempo dulu sebelum bangsa Portugis masuk sekitar taon 1600-an. Tau ko sonde, Kupang tu termasuk kota tua. Waktu Belanda masuk, dong tetapkan tanggal 23 April 1886 sebagai hari jadi Kota Kupang. Belanda yang terbitkan batas-batas wilayah menurut Staatblad Nomor 171 tahun 1886.

Baca di Wikipedia, setelah Indonesia merdeka, Lanjutkan membaca Kupang, Kota Dua Warna

Meregang Nyawa di Penampungan TKI


BANYAK Tenaga Kerja Indonesia bernasib (TKI) kurang lebih sama dengan Ruyati, baik di Arab Saudi maupun di negeri tetangga; Malaysia dan Singapura. Tapi, majikan jahat dan kejam tak melulu milik negara- negara tujuan utama TKI kelas pembantu rumah tangga itu. Di Indonesia pun ada majikan bertabiat serupa.

Ketika ramai berita mengenai pencabutan nyawa Ruyati di ujung pedang algojo Arab Saudi, kasus penyiksaan terhadap TKI di dalam negeri ikut mencuat sebagai berita utama koran-koran lokal di Batam sejak Rabu 22 Juni 2011.

Regina Banun Sele, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Nusa Tenggara Timur (NTT),  meregang nyawa di Lanjutkan membaca Meregang Nyawa di Penampungan TKI